Jumat, 10 April 2026

Berita Kebumen

Waspada Cuaca Ekstrem Dua Orang di Kebumen Tewas Tersambar Petir Dalam Sehari

Hujan yang disertai petir di Kebumen pada hari Senin (2/3/2020) lalu menewaskan dua orang di Kebumen.

Editor: Rival Almanaf
Tribun Bali/ Istimewa
Ilustrasi petir 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Hujan yang disertai petir di Kebumen pada hari Senin (2/3/2020) lalu menewaskan dua orang di Kebumen.

Dua warga Kebumen, Jawa Tengah, dilaporkan tewas akibat tersambar petir di dua lokasi berbeda.

Keduanya diketahui bernama Saimin (55) warga Desa Karangduwur, Kecamatan Petanahan dan Setianingsih (35) warga Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren.

Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengatakan, Saimin tersambar petir sekitar 13.30 WIB saat mencari rumput untuk pakan ternak.

"Saat itu cuaca gerimis, sehingga korban memutuskan pulang ke rumah.

Zakat Guru ASN di Banjarnegara untuk Bantu Guru Wiyata

Di Banyumas Siagakan Enam Ruang Isolasi, Direktur RSUD Margono Soekarjo: Kami Juga Miliki Tim PIE

Kondisi SDN 3 Kebutuhduwur Makin Memprihatinkan, Disdikpora Banjarnegara: Kami Ketahui Sudah Lama

Mirip Aksi Freestyle, Motor Standing di Depan Mapolsek Adimulyo, Pengendara Panik Terpelanting

Namun dalam perjalanan tiba-tiba petir menyambar tubuh korban saat membawa tumpukan rumput," kata Tugiman saat dihubungi Selasa (3/3/2020).

Sedangkan Setianingsih tersambar petir saat sedang menanam padi di sawah milik tetangganya sekitar 14.30 WIB.

"Saat korban sedang menanam padi, tiba-tiba kilat menyambar tubuhnya.

Salah satu saksi yang juga teman menanam padi korban mengatakan kejadian itu sangat cepat," ujar Tugiman.

Satu Pasien Terduga Suspect Corona, Bupati Banyumas: Seringlah Berwudhu, Minimal Cuci Tangan

BREAKING NEWS, Diduga Suspect Virus Corona, Satu Pasien Rujukan Masuk Ruang Isolasi RSUD Banyumas

BREAKING NEWS, Diduga Suspect Virus Corona, Satu Pasien Rujukan Masuk Ruang Isolasi RSUD Banyumas

21 Daerah di Jateng Gelar Pilkada 2020, KPU: Calon Independen, Hanya Solo yang Penuhi Syarat

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Tugiman mengimbau warga untuk waspada ketika beraktifitas di tanah lapang saat cuaca hujan.

"Jika hujan, untuk alasan keamanan, aktivitas lebih baik dihentikan sementara sampai cuaca membaik," kata Tugiman.

Sementara itu dari BMKG memperkirakan cuaca buruk masih akan terjadi dalam beberapa hari kedepan di beberapa daerah.

Di Cilacap misalnya pada pukul 10.00 WIB, cuaca berawan.

Suhu udara 29 derajat Celcius. Kelembapan udara 75 persen. Kecepatan angin 20 kilometer per jam.

Pada pukul 13.00-19.00 WIB, diprakirakan Kabupaten Cilacap akan diguyur hujan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved