Rabu, 6 Mei 2026

Teror Virus Corona

Satu Pasien Terduga Suspect Corona, Bupati Banyumas: Seringlah Berwudhu, Minimal Cuci Tangan

Bupati Banyumas, Achmad Husein memerintahkan seluruh Puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Banyumas untuk siaga.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Satu pasien diduga terjangkit suspect virus corona dirujuk ke RSUD Banyumas, Selasa (3/3/2020).

Pasien tersebut adalah seorang pekerja migran Indonesia atau seorang tenaga kerja wanita berusia 44 yang baru saja pulang dari Hongkong.

Bupati Banyumas, Achmad Husein langsung memerintahkan seluruh Puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Banyumas untuk siaga.

Utamanya adalah tim Public Safety Center (PSC) Dinkes Kabupaten Banyumas.

BREAKING NEWS, Diduga Suspect Virus Corona, Satu Pasien Rujukan Masuk Ruang Isolasi RSUD Banyumas

Kakak Beradik Hajar Muji Raharjo, Emosi Motornya Tersenggol, Tak Tahunya Korban Seorang Polisi

Anak Perempuannya Nekat Menikah, Padahal Tak Direstui, Sang Ibu Ditemukan Tewas Tak Lazim

Tim tersebut diminta Bupati untuk melakukan pengecekan dan penyisiran bagi siapa saja warga yang baru saja datang dari negara-negara outbreak.

Namun demikian, Bupati menyampaikan jika alat untuk tes corona jumlahnya masih terbatas.

Yaitu Virus Tranport Medium (VTM) yang berada di dua rumah sakit rujukan, yaitu di RSUD Banyumas dan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto.

"Sebagai antisipasi kami meminta penambahan alat VTM untuk dua rumah sakit di Banyumas."

"Karena alat VTM itu hanya sekali pakai dan penting sekali untuk kami, terutama di dua rumah sakit itu," kata Achmad Husein kepada TribunBanyumas.com, Selasa (3/3/2020).

Terutama kebutuhan untuk pemenuhan pasien rujukan yang ada di sekitar Banyumas.

Seperti Kabupaten Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara, dan sekitarnya. 

Bupati menyampaikan, masyarakat jangan panik dan termakan berita hoaks berkait virus corona atau Covid-19.

Ia menyampaikan, jika masker itu tidak sepenuhnya mengatasi.

Yang terpenting adalah edukasi dan menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.

Bupati akan mengumpulkan para camat se-Banyumas dan memberitahu kepada seluruh perangkat desa.

Istri Gugat Cerai Suami Makin Tinggi di Cilacap, Dua Bulan Terakhir Sudah Capai 825 Perkara

Hamil Duluan, Faktor Tingginya Permintaan Dispensasi Nikah di Cilacap

Alhamdulillah, Niatan Poligami Warga Cilacap Masih Rendah, Cuma Empat Orang di Januari

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved