Berita Banjarnegara

Warga Dukuh Majatengah Kembali Terancam Longsor, Empat Rumah Terpaksa Dibongkar

Hujan berintensitas tinggi memicu pergerakan tanah di Desa Majatengah, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Warga bergotong royong membongkar rumah terancam longsor atau pergerakan tanah di Desa Majatengah, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Senin (2/3/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Hujan berintensitas tinggi memicu pergerakan tanah di Desa Majatengah, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara.

Longsor tersebut bahkan merusak lima rumah warga hingga penghuninya harus diungsikan.

Kepala Desa Majatengah, Sarno mengatakan, longsor ini merupakan longsor-susulan' title=' longsor susulan'> longsor susulan.

Pergerakan tanah di Dukuh Majatengah Rt 02 Rw 01 ternyata sudah berlangsung cukup lama.

Tiga Desa di Kecamatan Jeruklegi Bakal Dilintasi Tol Pejagan-Cilacap, Exit Tol di Sumingkir

Anak Perempuannya Nekat Menikah, Padahal Tak Direstui, Sang Ibu Ditemukan Tewas Tak Lazim

Tahun lalu, di lokasi sama, tiga rumah milik Sardiman, Turyaman, dan Jemiah harus dikosongkan karena kondisinya membahayakan akibat longsor.

Satu rumah lain di Dusun Kalitengah milik Kahad pun harus ikut dikosongkan.

Setelah sempat mengungsi, mereka kini telah menempati rumah baru bantuan pemerintah.

"Mereka sudah menempati rumah sendiri," katanya.

Tetapi bencana itu belum berakhir.

Longsor masih saja terjadi, bahkan meluas.

Giliran lima rumah lain di kompleks sama, Rt 02 Rw 01 kini harus dikosongkan karena kondisinya memprihatinkan.

Sempurnakan Hunian, Warga Terdampak Longsor di Banjarnegara Minta Tambahan Dana Bantuan

Nasib Belum Jelas, 65 Jemaah Umroh Asal Purwokerto Batal 4 Maret, Rencana Berangkat Mundur 13 Hari

Lima rumah itu milik Aryanto, Sukarso, Siamto, Saryono, dan Badrianto.

Empat rumah di antaranya, kecuali milik Badrianto bahkan harus dibongkar karena bangunan telah miring.

Beruntung bangunan itu berbahan kayu sehingga masih bisa dibongkar atau dimanfaatkan materialnya.

Kelima keluarga itu pun harus mengungsi ke rumah sanak saudara.

"Yang empat rumah sudah miring sehingga dibongkar. Yang satunya retak. Semuanya mengungsi," katanya.

Selain lima rumah itu, 11 rumah lain di Rt 02 Rw 01 dan satu rumah di Rt 01 Rw 01 terancam longsor.

Dengan demikian, total ada 17 rumah yang terdampak longsor sehingga butuh perhatian. (Khoirul Muzakki)

Dua WNI Positif Corona, Ini Langkah Cepat Dinkes Cilacap, Prinsipnya Warga Jangan Panik

Bintara Baru Polri Dilantik, Kapolda Jateng: Pengamanan Pilkada Jadi Tugas Awal Mereka

Doa Petani Bawang Putih di Dieng: Impor Terus Dibatasi, Apalagi Pasca Virus Corona Serang China

Alhamdulillah, Niatan Poligami Warga Cilacap Masih Rendah, Cuma Empat Orang di Januari

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved