Selasa, 14 April 2026

Berita Regional

Pak RW Datangi Kantor Polisi, Minta Maaf Sebarkan Hoaks Penculikan Anak. Begini Kronologinya

Pak RW Datangi Kantor Polisi, Minta Maaf Sebarkan Peringatan Penculikan Anak. Begini Kronologinya

KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADI
Penyebar hoax percobaan penculikan anak saat melakukan klarifikasi di Mapolres Jember. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEMBER - Seorang ketua rukun warga (RW), Hari Kurniawan, berniat baik saat menyebarkan kabar soal adanya percobaan penculikan anak di lingkungannya.

Begitu mendapat laporan adanya upaya penculikan anak yang gagal, Hari pun menyebarkan informasi itu ke warga di sekitarnya, melalui media sosial (medsos) facebook (fb) dan layanan pesan berjejaring.

Hingga akhirnya, kabar soal upaya penculikan anak yang gagal di lingkungan Hari menjadi viral di media sosial (medsos).

Sejatinya, Hari ingin informasi yang disampaikannya melalui medsos dan pesan berjejaring itu menjadi peringatan kepada warga agar waspada dan hati-hati, dalam menjaga anak-anak.

Tanggapi Elektabilitas Prabowo, Puan: Kan Pak Prabowo Itu Sudah Berkali-kali Ikut Kontestasi . . .

Sepak Terjang IS Remaja 17 Tahun Asal Yogyakarta, Pacari Enam Gadis, Satu Orang Hamil Lima Bulan

Unik, Kota Banjarnegara Dipenuhi Janur Kuning, Siapa yang Menikah?

Sebelum Pertandingan Napoli vs Barcelona, Para Pemain El Barca Harus Jalani Tes Virus Corona

Namun, belakangan diketahui rupanya informasi upaya penculikan anak di lingkungannya itu kabar bohong (hoaks) belaka. 

Hari mengaku tak melaukan kroscek lebih lanjut, saat menerima informasi adanya upaya penculikan anak di lingkungannya.

Ia secara terburu-buru langsung menyebarkan informasi itu melalui medsos dan pesan berantai.

Sadar telah membuat kesalahan dan menimbulkan kepanikan di masyarakat, warga Desa Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur itu pun akhirnya mendatangi Polres setempat, Jumat (21/2/2020) petang.

Beredar di Banyumas 8 Daerah Lain, Penipu Berkedok Penerimaan CPNS Raup 2 Miliar, Begini Modusnya

Bermula dari Laporan Seorang Anak SD

Di kantor polisi setempat, Hari ini mengklarifikasi soal hoaks yang telah menyebar luas terkait adanya upaya penculikan anak itu.

Dia meminta perlindungan atas kesalahan yang dibuatnya dan melakukan klarifikasi.

Kepada polisi, Hari menuturkan informasi penculikan anak itu bermula dari laporan warga bahwa seorang pelajar SD mencurigai pemulung hendak menculik anak-anak.

“Saya kroscek pada keluarga guru dan si anak, katanya ditarik-tarik,” kata Hari saat konferensi pers di Mapolres Jember.

Airi Sawah Tengah Malam, Petani Wonosari Ini Lari Terbirit Lihat Jasad Tertelungkup Tanpa Kepala

Akhirnya, tanpa pikir panjang Hari langsung mengunggah informasi tersebut di grup Facebook pada Rabu (19/2/2020) dan meminta warga waspada. Sebab, ada pemulung yang hendak menculik anak.

“Maksud saya hanya untuk mengimbau saja pada warga Umbulrejo,” terangnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved