Breaking News:

Berita Viral

Modus Guru SD Diduga Penculik Anak yang Ditangkap di Magetan, Saat Pintu Mobil Dibuka, Ini Isinya

Modus Guru SD Diduga Penculik Anak yang Ditangkap di Magetan, Saat Mobil Dibuka, Ini Isinya

Editor: muslimah
SURYA.co.id/Doni Prasetyo
Zulkifli Alfujari (26) guru SD warga Desa Sukamaju, Kecamatan Plangkat Tinggi, Kabupaten Musi Banguasin, Sumatera Selatan setelah ditangkap tim reskrim Polres Magetan di Temboro, Karas, Magetan, Minggu (23/2/2020). SURYA.co.id/Doni Prasetyo 

Modus Guru SD Diduga Penculik Anak yang Ditangkap di Magetan, Saat Mobil Dibuka, Ini Isinya

TRIBUNBANYUMAS.COM - Zulkifli Alfujari (26) guru SD dari Desa Sukamaju, Kecamatan Plangkat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang dilaporkan melakukan penculikan anak, ditangkap di wilayah Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan.

Saat ditangkap, dalam mobil station dengan nomor Polisi BG 1741 JY yang dikendarai Zulkifli Alfujari terdapat 14 penumpang.

Yuk Intip Kaca Rias Nagita Slaviana yang Harganya Jutaan Rupiah, Netizen: Jiwa Miskinku Bergejolak

Liga 1 Belum Dimulai, Eduardo Perez Sudah Mundur dari Kursi Pelatih PSS Sleman, Ini Alasannya

Kronologi Pria Jepang Positif Virus Corona setelah dari Bali, Kemana Saja Selama di Indonesia?

PKB, Gerindra, PAN, PKS, Demokrat, Hanura, dan Nasdem Bersatu Lawan PDIP Purbalingga di Pilkada 2020

Terdiri dari anak laki-laki dan perempuan dan beberapa lagi berusia sebaya tersangka Zulkifli.

Menurut Kapolres Magetan, AKBP Festo Ari Permana, meski di dalam mobil station terdiri dari anak laki-lai dan perempuan, tapi yang melapor ke Polisi baru satu.

Yakni Imam Ayutullah (39), orang tua kandung TF (12) warga Dusun IV, Desa Sukamaju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

"Meski dari 13 penumpang yang diangkut tersangka itu, namun hanya satu yang orang tuanya melaporkan kehilangan korban.

Sebenarnya ini sebagai tindak lanjut dari laporan orangtua korban ke Polda Sumatera Selatan," kata Kapolres AKBP Festo Ari Permana kepada Surya, Minggu (23/2/2020).

Lantaran itu, lanjut Kapolres Festo, setelah ini mereka lakukan serah terima tersangka dengan tim dari Polda Sumatera Selatan, kemudian tersangka bersama ke-13 orang.

Terdiri dari anak laki-laki dan perempuan, serta beberapa orang dewasa yang diangkut mobil station itu dibawa kembali ke Sumatera Selatan.

A
Dua bocah dibawa ke Polda Kalsel untuk dimintai keterangan diduga merekayasa sendiri penculikan dirinya. Banjarmasinpost.co.id/Irfani Rahman (Banjarmasin Post/Irfani Rahman)

Halaman
1234
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved