Breaking News:

Teror Virus Corona

Kronologi Pria Jepang Positif Virus Corona setelah dari Bali, Kemana Saja Selama di Indonesia?

Kronologi Pria Jepang Positif Virus Corona setelah dari Bali, Kemana Saja Selama di Indonesia?

Editor: muslimah
(KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari)
Sekretaris Ditjen P2P Achmad Yurianto saat ditemui wartawan di Kantor Kemenkes, Jalan H.R Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020) 

Kronologi Pria Jepang Positif Virus Corona setelah dari Bali, Kemana Saja Selama di Indonesia?

TRIBUNBANYUMAS.COM - Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) Achmad Yurianto mengatakan, virus corona yang diberitakan menular kepada seorang pria Jepang setelah pulang dari Indonesia bukanlah jenis Covid-19.

Informasi ini berdasarkan komunikasi antara Kemenkes dengan otoritas kesehatan Jepang.

Kisah Sugeng Wiyono Kolektor Foto Tua Asal Purwokerto, Menolak Iming-iming Mobil dari Orang Belanda

Sambut Bulan Rajab, Ini Niat Puasa Rajab, Berapa Hari Dilaksanakan, dan Keutamaannya

Laudya Cynthia Bella Hapus Foto Suami di Ig, Ini Reaksi Istri Engku Emran saat Ditanya Langsung

Kisah di Balik Penemuan Korban Pembunuhan di Sigaluh: Saat Tim Putus Asa, Terdengar Suara Memanggil

"Ternyata setelah diperiksa yang bersangkutan tertular virus Corona tipe II (SARS CoV-2).

Data ini berdasarkan komunikasi dengan otoritas kesehatan Jepang. Kami hari demi hari kan komunikasi terus ya," ujar Yuri saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/2/2020).

Sehingga, pria Jepang tersebut dipastikan tidak tertular virus corona tipe baru yang menjadi wabah saat ini atau Covid-19.

"Kalau yang menjadi wabah saat ini kan Covid-19. Sementara itu, ada ahli yang mengatakan perbedaan antara Covid-19 dengan virus SARS CoV-2 itu sampai 70 persen, " jelas Yuri.

Meski demikian, Yuri menuturkan Kemenkes tetap menelusuri bagaimana korelasi kedua virus ini.

"Sebab ini kan bukan virus yang ada di sini. Masih ditelusuri apakah ini seasonal flu atau apa ?

Makanya ini kita terus komunikasi dengan otoritas kesehatan Jepang ya, " tegas Yuri.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved