Senin, 4 Mei 2026

Berita Kebumen

Terungkap dari Sidik Jari, Mayat Mengapung di Laut Selatan Kebumen adalah Warga Kendal

Mayat laki-laki tanpa busana ditemukan mengambang di perairan pantai Desa Tlogodepok Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen, Rabu (19/2/2020).

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Penemuan mayat mengambang di laut selatan Mirit Kebumen 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Mayat laki-laki tanpa busana ditemukan mengambang di perairan pantai Desa Tlogodepok Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen, Rabu (19/2/2020).

Mayat laki-laki teridentifikasi bernama Tri Atmoko (26) warga Desa Purwaganda Kecamatan Boja Kabupaten Kendal.

Korban pertama kali ditemukan oleh warga saat menjaring ikan di pantai itu sekira pukul 11.00 WIB.

Oleh warga, selanjutnya mayat dijaring dan ditarik ke tepian agar tidak terbawa ombak ke tengah lautan sehingga sulit dievakuasi.

Hal Pribadi Ashraf Baru Terungkap Setelah Ia Meninggal, Bunga Diduga Tidak Mengetahui

Baim Cilik Kini Sangat Santun dan Pemalu, Ini Reaksinya saat Diminta Ucapkan Maafkan Baim Ya Allah

Remaja Selamat dari Amukan Warga Setelah Tepergok Congkel Pintu Rumah untuk Mencuri

Gandeng PT DI, TNI AU Berhasil Upgrade Kemampuan F-16. Setara Jet Tempur Terbaru

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengatakan, saat ini jenazah berada di RSUD Kebumen.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, dari tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiayaan.

"Terkait penemuan ini, kami telah melakukan koordinasi dengan Resor Kendal untuk menghubungi keluarga korban.

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda penganiayaan," kata Iptu Tugiman.

Saat ditemukan, telinga korban mengeluarkan darah.

Adapun kronologi hanyutnya korban belum diketahui secara pasti.

Pasalnya sampai saat ini belum ada yang melaporkan kejadian warga terseret ombak.

Jati diri korban bisa terungkap menggunakan alat Mambis yang dimiliki oleh Inafis.

Sebab saat ditemukan tidak ada identitas yang melekat.

"Kita scan sidik jarinya menggunakan alat milik Inafis, selanjutnya keluar data siapa mayat laki-laki itu," ungkap Iptu Tugiman.

WNI Penderita Corona di Jepang Bertambah, Kini Jadi Empat Orang

Sah! Putri Natasya Jadi Ahmad Putra Adinata, Ini Pertimbangan Hakim Setujui Pemohon Ganti Kelaminnya

Mengaku Lajang, Pria Purbalingga Beristri dan Satu Anak Ini Pacari dan Setubuhi Anak Bau Kencur

Pada Aming, BCL Ungkap Kronologi Ashraf Meninggal, Saat itu Sepulang Unge Jadi Juri Indonesian Idol

Alat Mambis yang dimiliki oleh Inafis dapat membaca identitas seseorang baik melalui pembacaan sidik jari maupun pemindaian retina mata.

Alat ini terintegrasi dengan data base administrasi kependudukan Departemen Dalam Negeri secara online.

Meski tidak ada data jati diri, menggunakan sidik jari, mayat tanpa identitas pun dapat dikenali. (aqy)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved