Kamis, 23 April 2026

Berita Seleb

Raih Piala Oscar, Begini Pesan Film Asal Korea Selatan Parasite

Maju sebagai pemenang Oscars 2020, Film Parasite merupakan film Asia pertama dengan bahasa non-english yang banyak dipuji sineas.

Editor: Rival Almanaf
Kolase/IMDb
DAFTAR Nominasi Piala Oscar 2020: Didominasi Joker dan Once Upon a Time in Hollywood, Parasite Masuk 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Maju sebagai pemenang Oscars 2020, Film Parasite merupakan film Asia pertama dengan bahasa non-english yang banyak dipuji sineas.

Dilansir dari The Guardian, Bong Joon Ho mengatakan tentang filmnya,

"sebuah komedi tanpa badut, sebuah tragedi tanpa penjahat."

Parasite dianggap sebuah karya yang lebih terasa shakespeare-nya ketimbang Hitchockian.

Alur ceritanya yang sangat tidak terduga bahkan mengantarkan naskah dan skenarionya sebagai pemenang terbaik.

Digosipkan Sebagai Seorang Perempuan, Abash Kekasih Lucinta Luna Pose Telanjang Dada di Instagram

Oknum Guru di Banjarnegara Setubuhi Muridnya di Toilet hingga di Pinggir Jalan, Ini Pengakuannya

Detik-detik Baim Wong Bertemu Sopir yang Kerja Bawa Bayi di Semarang, Lihat Barang yang Dibawa!

Sebulan di Kebun Provinsi Lampung, Pria Ini Halusinasi Lihat Nenek Seperti Gadis dan Memerkosanya

Film Parasite secara umum menggambarkan dua keluarga dengan kondisi perbedaan kontras pada aspek sosial-ekonomi.

Kondisi itu diceritakan melalui genre katalog Bong yang mengalir, mulai dari misteri pembunuh, melalui film monster sampai kepada kondisi distopia masa depan yang penuh fantasi dan seterusnya.

Kemiskinan keluarga Kim dalam Film Parasite memang menampilkan kesan kehidupan yang kotor dan penuh limbah namun mereka jelas lebih cerdik dan lebih kompak dibandingkan keluarga Tuan Park yang dijadikan "korban".

Bong berhasil menyuguhkan kondisi kekayaan keluarga Park yang terkesan ideal (utopis) dibandingkan kondisi kemiskinan yang dialami keluarga Kim namun pada akhirnya menjadi suatu hal yang tidak sempurna (distopia).

Kritik Sosial Kesenjangan di Korea

Grup band pop Korea, BTS pernah membuat sebuah lagu yang berisi kritik kepada kalangan kaya dan berkuasa berjudul Bepsae.

Konon lagu itu diangkat berdasarkan sebuah pribahasa Korea yang artinya, jika seekor burung nuri berjalan layaknya burung gagak, kakinya akan terkoyak.

Burung nuri disimbolkan sebagai generasi muda yang tertatih-tatih berjuang mendapatkan kesuksesan.

Namun selalu dianggap gagal oleh generasi pendahulu yang disimbolkan dengan gagak, yang serakah dan terus meneruk mengkritik agar bekerja lebih keras.

Dikutip dari Arirang News, sejak 2002, Korea Selatan mengalami kemerosotan ekonomi dan kurangnya pekerjaan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved