Viral Pawang Ular Meninggal Dunia Digigit King Kobra, Panji Petualang Beri Tips Pertolongan Pertama
Viralnya video pawang ular yang meninggal dunia setelah digigit king kobra di sosial media, Panji Petualang beri penjelasan keselamatan pertama.
Penulis: Herlina Noor Setiyawati | Editor: Abduh Imanulhaq
"Metode diisap itu tidak boleh dilakukan," ucap Panji dalam program Call Me Mel yang dilansir dari Kompas.com, Rabu (18/12/2019).
Banyak orang berpikir untuk menangani gigitan ular berbisa dengan mengisap dan mengikat bagian tubuh yang digigit.
• Prediksi Manchester United vs Manchester City Malam Nanti, Prakiraan Formasi,
• Parkir di Bahu Jalan, Mobil Polisi Polda Maluku Digembok Dishub Ambon
• Terungkap! Peneliti Temukan Asal Muasal Virus Corona. Simak, Begini Penjelasan Ahli
• Rekomendasi Film Super Hero Indonesia, Rizky Nazar Perankan Gatotkaca di Film Satria Dewa Gatotkaca
Orang mengira dengan cara tersebut bisa mencegah penyebaran racun ular menyebar dalam tubuh.
"Bukan diikat, tapi dibidai atau digip. Semakin banyak gerak, akan semakin membuat bisa (racun) menyebar," tambah Panji menjelaskan penanganan bila digigit ular berbisa.
Membidai tangan adalah meletakkan pelat dari kayu seperti penanganan pada patah tulang, kemudian kayu tersebut diikat di bagian tubuh yang digigit.
Tujuan pengikatan ini yaitu untuk mencegah gerakan yang akan membuat racun beredar dalam tubuh.
Panji juga menjelaskan, pada dasarnya, bisa ular menjalar bukan melalui pembuluh darah, namun melalui kelenjar getah bening.
"Sedangkan kelenjar getah bening bukan ada di pembuluh darah, tapi berada di bawah otot."
"Semakin otot banyak bergerak, semakin racun bergerak juga," tutur Panji Petualang.
(*)