HOAKS: Pesta Seks Anak Punk di Desa Jogoloyo Wonosalam Demak. Ini Keterangan Polisi
polsek wonosalam demak amankan 7 remaja yang sedang mabuk. sempat beredar mereka juga pesta seks. namun itu dibantah oleh polsek wonosalam: itu hoaks
Penulis: Moch Saifudin | Editor: yayan isro roziki
TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Kepolisian Sektor (Polsek) Wonosalam, mengamankan sejumlah remaja yang mabuk, yang sedang pesat minuman keras (miras), di Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Minggu (26/1/2020) malam kemarin.
Sejumlah remaja punk yang sedang menggelar pesat miras itu masih berusia belasan tahun. Masih masuk kategori usia sekolah.
Polsek Wonosalam, kemudian melakukan pembinaan terhdao sejumlah remaja tersebut.
Kapolsek Wonosalam, AKP Wasito mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari warga bahwa terdapat beberapa anak punk di dalam satu rumah warga.
• Komplotan Begal Sadis Diringkus Polisi. Selalu Bawa Clurit saat Beraksi, Tak Segan Lukai Korban
• Pasien Asal China Suspect Corona di RSUD Margono Purwokerto, Dinkes Jateng: Masih Kami Dalami
• 45 Mahasiswa Papua Kembali ke Jawa Tengah. Raymond: Kuliah di Sini Menyenangkan
• Kisah Maryati yang Kehilangan Motor saat CFD Kali Pertama Digelar di Purbalingga
"Kemudian kami datang, itu sekira pukul 20.30 WIB."
"Itu bukan anak punk namun mendekati ke arah sana."
"Memang benar warga Demak semua dan mereka berteman," jelasnya melalui sambungan seluler, Senin (27/1/2020).
Ia menjelaskan, satu dari tujuh anak tersebut mengundang teman-temannya saat orangtuanya sedang pergi ke Semarang.
• Terekam Kamera, Detik-detik Pengendara Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Kutowinangun Kebumen
Ia menambahkan, yang beredar di media sosial merupakan pesta seks, ia menegaskan hal tersebut keliru, namun lantaran sedang terpengaruh minuman keras.
"Satu anak perempuan yang beredar di media sosial tersebut sedang mabuk berat dan jatuh pingsan saat hendak mandi di depan kamar mandi," jelasnya.
• Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Indonesia Disorot Politisi Intergrup Parlemen Eropa
Ia menjelaskan, keadaan satu anak perempuan tersebut memang sedang mengalami mabuk berat.
Lanjutnya, pihaknya membawa ke tujuh anak tersebut ke Mapolsek Wonosalam untuk mendapat pembinaan dan orangtua anak yang bersangkutan datang langsung pada malam tersebut.
• Dewan Direksi TVRI Heran Hak Siar Liga Inggris Jadi Alasan Pemecatan Helmy Yahya
• Awas! Batu-batu Besar Berserakan di Tebing Kalilunjar Banjarnegara Bahayakan Pengguna Jalan
• Video Detik-detik Pawang Ular Digigit Kobra, Awalnya Tertawa Kemudian Makin Melemah hingga Meninggal
• Sekeluarga Keracunan Setelah Santap Daging Anjing Rebus, Satu Bocah Meninggal Dunia
"Kemudian orangtua anak yang bersangkutan meminta kami untuk memberi pengarahan kepada anak-anaknya, karena menurut mereka, anaknya akan lebih nurut apabila mendapat nasehat dari polisi," jelasnya.
Lanjutnya, kemudian pihaknya memberikan pengarahan ke tujuh anak tersebut dan ke tujuhnya sudah menandatangi surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya, kemudian dijemput oleh orangtuanya masing masing, pagi harinya.
Sempat beredar kabar, bahwa selain menenggak miras, ketujuh remaja itu juga menggelar pesta seks. Namun, menurut Kapolsek, kabar itu hanya isapan jempol belaka. Alias berita hokas, yang disebar pihak tak bertanggungjawab. (ivo)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Hoaks Pesta Seks Anak Punk di Desa Jogoloyo Demak, Ini Fakta Versi Polsek Wonosalam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/hoaks-pesta-seks-wonosalam-demak.jpg)