Jumat, 5 Juni 2026

Waspadai Cuaca Ekstrem! Dalam 2 Pekan Terjadi 25 Kali Bencana Longsor di Banjarnegara

Cuaca ekstrem masih menerpa wilayah Banjarnegara dan sekitarnya. Dalam 2 minggu belakangan sudah terjadi 25 bencana tanah longsor di Banjarnegara

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Longsor rusak rumah warga di Desa Kalisat Kidul Banjarnegara 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Bencana tanah longsor masih menera[a Kabupaten Banjarnegara di permulaan tahun 2020 ini.

Hanya dalam dua pekan, terhitung sejak tanggal 1 Januari hingga 13 Januari 2020, terjadi 25 bencana tanah longsor di Banjarnegara.

Bencana itu tersebar di sejumlah desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Banjarnegara.

Nekat! Kisah 3 Oknum Polisi dan 2 Warga Pesta Sabu di Asrama Sabhara Polda

Video Warga Karangtalun Temukan Piton 4 Meter

Kisah Pasangan Selingkuh di Kroya Cilacap yang Berbulan-bulan Jadi DPO, Ini Akhir Pelarian Mereka

Soto Kriyik Bu Karsini Kuliner Khas Melegenda di Purbalingga. Apa Bedanya dengan Soto Banyumas?

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Arief Rahman, mengatakan selain tanah longsor, dalam kurun waktu itu ada bencana lain yang mengringi.

Yakni, terjadi enam peristiwa angin kencang, dan sekali kejadian banjir.

Terparah, 12 kejadian longsor terjadi secara beruntun, atau hampir bersamaan dalam kurun waktu dua hari saja. Yakni pada tanggal 8 hingga 9 Januari 2020.

Ansor Sebut Seleksi Perangkat Desa di Kertanegara Purbalingga Penuh Kecurangan. Ini Indikasinya

Kasus Mutilasi di Banyumas, Ibu Deni Priyanto Tempuh Puluhan Kilometer, Antar Surat ke Pengadilan

Di antara kejadian cukup parah kala itu, terjadi di Desa Slatri Kecamatan Karangkobar (9/1).

Longsor menutup badan jalan provinsi hingga lalu lintas sempat lumpuh total.

Masih di jalur sama, longsor juga menutup badan jalan provinsi yang menghubungkan Pekalongan dengan kawasan wisata Dieng, tepatnya di tanjakan Sikelir Desa Wanayasa Kecamatan Wanayasa (8/1).

Hobi Main Catur, Ini Lima Fakta Menarik Pelatih Anyar Barcelona Quique Setien

Musim Hujan, Waspada Jalan Nasional Sruweng Kebumen banyak Lubang

"Ada 25 kejadian bencana sejak tanggal 1 sampai13 Januari ini," katanya, Selasa (14/1/2020).

Bencana itu bukan hanya merusak infrastruktur umum semisal jalan dan talut, namun juga mengenai pemukiman hingga merusak tempat tinggal warga.

Sebanyak 15 rumah warga tercatat mengalami rusak sedang, semisal tembok jebol akibat bencana itu.

Nenek Penjual Sate di Dieng Ini Tunggui Pembeli Makan Meski Sudah Dibayar, Alasannya Bikin Tertegun

Fadilatul Terjun ke Sungai Setelah Tubuhnya Terbakar, Luka Parah, Kini Ia Dirawat di RSUD Kebumen

Adapun 10 rumah lainnya mengalami rusak ringan. Sementara rumah yang rusak berat tidak ada.

Selain rumah rusak, sebanyak 15 rumah lainya dilaporkan terancam longsor.

Beruntung dari berbagai kejadian bencana itu, tidak menimbulkan korban jiwa.

Enam Film yang Diputar di Bioskop Cilacap Hari Ini, Simak Jadwalnya

Tujuh Kalapas Nusakambangan Dimutasi, Berikut Nama-namanya

Arief mengimbau warga untuk mewaspadai potensi bencana alam di sekitarnya di musim penghujan ini.

Terlebih cuaca ekstrem diperkirakan terjadi hingga Februari mendatang.

"Cuaca ekstrem dkprediksi akan terus ada sampai Februari 2020 mendatang," katanya. (aqy)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved