Breaking News:

Kisah Pilu Cewek Wonosobo Jajakan Diri di Surabaya Tarif Rp 180 Ribu, Cuma Segini yang Didapat

Seorang wanita asal Wonosobo berinisial RZ tertunduk lesu di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Jajakan tubuh di Surabaya, cewek Wonosobo Jawa Tengah 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SURABAYA - Seorang wanita asal Wonosobo berinisial RZ tertunduk lesu di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Ia bersama 12 perempuan dan delapan orang laki-laki digelandang polisi dari beberapa wisma eks Lokalisasi Moroseneng Surabaya Kamis (9/1/2020) dini hari.

RZ bersama para perempuan lainnya merupakan para pekerja seks komersial ( PSK ) yang masih nekat menjalankan aktifitas jual beli jasa seks.

RZ mengaku jika terpaksa menjadi PSK di Surabaya demi mencukupi kebutuhan hidupnya bersama seorang anak usai resmi bercerai dengan suami.

Tak hanya itu, ia juga tengah terlilit hutang yang mendesak untuk dilunasinya.

"Ya butuh uang. Gak tau mau kerja apa lagi.

Pokoknya dapat uang ya buat bayar hutang sama kebutuhan sehari-hari," kilah cewek Wonosobo berusia 33 tahun ini.

Waspada Tukang Tahu Bulat Pegangi Dada Pembeli Anak-anak di Banyumas

Berkunjung ke Sex Machines Museum Menengok Alat Bantu Seks dari Abad ke 16

RZ menyebut jika tarif yang dipasang untuk sekali kencan itu sebesar Rp 180.000.

Dari situ, RZ hanya mendapat uang sebesar Rp 80.000.

Sedangkan sisanya diberikan oleh pemilik wisma dan makelar yang mencarikan tamu.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved