Jaga Pola Makan Saat Liburan : Ini Risiko Penyakit yang Bisa Menghampiri

Libur Natal dan tahun baru akan segera datang. Seiring dengan libur panjang mengkonsumsi makanan yang berlebihan biasanya mengiringi.

Editor: Rival Almanaf
KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA
Menu makanan Natal dan Tahun Baru Novotel Tangerang 

Dasarnya, konsumsi makanan dan minuman manis dapat menyebabkan obesitas yang secara signifikan meningkatkan risiko kanker.

Selain itu, konsumsi makanan dan minuman tinggi gula meningkatkan peradangan dalam tubuh dan dapat menyebabkan resistensi insulin sehingga meningkatkan risiko kanker.

Sebuah studi di lebih dari 430.000 orang menemukan bahwa konsumsi gula tambahan berkaitan erat dengan peningkatan risiko terkena kanker kerongkongan, kanker rongga dada dan kanker usus kecil.

5. Menguras energi

Makanan tinggi gula tambahan dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin yang menyebabkan peningkatan energi.

Namun, kenaikan tingkat energi ini cepat berlalu. Konsumsi makanan sarat dengan gula tetapi minim protein, serat atau lemak dapat menyebabkan peningkatan energi singkat tapi diikuti oleh penurunan tajam dalam gula darah.

Kondisi ini sering disebut sebagai crash. Untuk menghindari siklus pengurasan energi ini, pilihlah sumber karbohidrat yang rendah gula tambahan dan kaya serat.

Memasangkan karbohidrat dengan protein atau lemak adalah cara lain yang bagus untuk menjaga gula darah dan tingkat energi tetap stabil.

Misalnya, makan apel bersama dengan sedikit almond adalah camilan yang sangat baik untuk tingkat energi yang konsisten dan lama.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Makanan Manis Berlimpah Saat Libur Natal, Awas 5 Bahaya Kesehatan Ini", 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved