Resensi Buku
Jazirah Arabiah di Mata Rogan
Rogan merupakan sejarawan Amerika yang spesialisasi dalam sejarah Timur Tengah dan Afrika Utara dari era Utsmaniyah hingga kini.
Dengan membaca semua karyanya, kita dapati bahwa inti pemikirannya adalah:
(1) Sejarah bangsa Arab adalah proses kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk politik, ekonomi, sosial, dan budaya;
(2) Di sinilah pentingnya memahami konteks sejarah dalam mempelajarinya agar tidak terjerumus menjadi pengadilan dan pelabelan yang salah;
(3) Terdapat peran negara-negara besar (Inggris, Prancis, Amerika) dalam membentuk sejarah mereka yang sangat dominan;
(4) Terlihat nasionalisme (islam dll) sebagai kekuatan penting dalam sejarahnya;
(5) Pentingnya memahami perspektif lokal dan pengalaman masyarakat arabiah dalam mempelajari sejarah wilayah tersebut agar fair dan adil plus objektif.
Dengan lima tesis tersebut, Rogan memperluas pendekatannya yang dalam dan kontekstual saat mempelajari sejarah itu, sehingga punya kemampuan dahsyat ketika menjelaskan kompleksitas sejarah yang muncul.
Baca juga: Sesi Latihan PSIS Memanas: Rafinha dan Aldair Simanca Nyaris Baku Hantam Jelang Lawan Persiba
Di sini, Rogan memiliki pengetahuan yang sangat luas sekaligus punya kemampuan analisis yang kuat dan memungkinkannya untuk memahami dan menjelaskan kompleksitas sejarah serta tahu persis kelemahannya. Di sini, rekomendasi Rogan menjadi penting bagi politik luar negeri Amerika dkk.
Rogan memang dikenal objektif dalam menulis tetapi terlalu fokus pada negara-negara besar yang mengendalikan sehingga kurang memperhatikan peran masyarakat lokal; ia juga kurang memperhatikan aspek ekonomi dalam analisisnya sehingga terlalu kompleks, yang dapat membuat pembaca kesulitan memahami argumennya.
Di atas segalanya, kita perlu belajar pada semangatnya dan pada usaha mewarnai cara pandang dunia terhadap jazirah arabiah. Saat bersamaan, kita juga perlu bikin wacana tandingnya.(*)
Baca juga: ASN Cilacap Diminta Bayari Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Rentan
| 38 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jawa Tengah, Keamanan Angkutan Lebaran Jadi Sorotan |
|
|---|
| ASN Cilacap Diminta Bayari Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Rentan |
|
|---|
| Komunitas Pers Tolak Perjanjian RI-AS: Sebut Klausul Platform Digital Bisa Matikan Pers Nasional |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadan Hari Ke-9 Kabupaten Purbalingga, Jumat 27 Februari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/YUDHIE-OKE-ARABIA.jpg)