Berita Pendidikan
Terjunkan Mahasiswanya ke Sekolah, SCU Semarang Bantu Penguatan Daya Saing Pendidikan Internasional
SCU Semarang menerjunkan 810 mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat. 20 di antaranya akan dikirim ke 4 sekolah membantu branding internasional.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
"Sekolah nasional tidak boleh kalah. Harus kuat secara lokal dan nasional, tetapi juga mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang mendukung kemampuan siswa untuk bersaing secara internasional," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan membantu sekolah dalam berbagai program pendampingan yang berkaitan dengan penguatan identitas, promosi, dan pengembangan kapasitas sekolah di era internasionalisasi pendidikan.
Implementasi Kampus Berdampak
Aji menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi konsep Kampus Berdampak yang saat ini didorong pemerintah.
"Harapannya, kampus sungguh bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat."
"Karena itu, pengabdian tidak hanya berhenti di lingkungan kampus, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata di masyarakat, termasuk di dunia pendidikan," tutur Aji.
Sementara itu, Ketua Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) SCU, Rudy Elyadi mengatakan, program KKU, KKS, dan KKN Tematik Back To School merupakan bagian dari keseluruhan program pengabdian mahasiswa semester genap yang berlangsung selama dua bulan, mulai 7 Mei hingga 3 Juli 2026.
Tema pengabdian semester untuk KKU dan KKS adalah ‘Adaptif Inovatif’, sedangkan KKN Tematik mengangkat tema ‘Internasional Branding’.
"Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh mahasiswa telah mengikuti pembekalan terkait etika komunikasi dengan mitra, sosialisasi pencegahan kekerasan seksual, teknik observasi dan pemetaan kebutuhan masyarakat, hingga strategi pendampingan UMKM, PKK, dan sekolah," jelas Rudy.
Baca juga: Pembatasan Medsos Anak, Psikolog SCU: Perlu, tapi Penguatan Kontrol Diri Lebih Penting
Selain itu, kata dia, mahasiswa juga melakukan observasi langsung ke lokasi dampingan guna mengidentifikasi kebutuhan dan potensi mitra sebagai dasar penyusunan program kerja.
Untuk program KKU dan KKS, mahasiswa tersebar di wilayah Kandri, Kemijen, Mangunharjo, Tegalsari, Kebonharjo, Pongangan, Bendan Duwur, Sendangmulyo, PSE Bongsari, PSE Karangpanas, PSE Krapyak, PSE Sambiroto, Stasi Sampangan.
Secara keseluruhan, cakupan wilayah dan mitra dampingan tersebar di 11 kecamatan dan 30 kelurahan di Kota Semarang.
Kemudian, para mahasiswa yang terlibat dalam KKU, tersebar dalam pendampingan 104 UMKM dan di kelompok PKK di 5 RW dan 27 RT. (*)
| 3.176 Peserta SNBP Diterima di Unsoed Purwokerto, Persaingan Ketat di Prodi Kedokteran Gigi |
|
|---|
| Tambah 4, Unissula Semarang Kini Punya 102 Guru Besar Berbagai Disiplin Ilmu |
|
|---|
| Dosen Unsoed Purwokerto Sulap Kotoran Sapi Jadi Pupuk Organik Biokulturmix, Atasi Polusi Udara |
|
|---|
| Undip Semarang Cari Anggota Majelis Wali Amanat Baru, Ada 3 Kuota untuk Masyarakat Umum Bukan Alumni |
|
|---|
| Dibuka Beasiswa LFSP untuk Santri dan Kiai, Bisa Dalam dan Luar Negeri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260507-pelepasan-mahasiswa-kkn-scu-semarang.jpg)