Berita Semarang
Peserta UTBK Undip Semarang Diduga Berniat Curang Pakai Alat Bantu Dengar, Terdeteksi Metal Detector
Seorang peserta UTBK Undip Semarang diduga pakai alat bantu dengar untuk berlaku curang. Polisi serahkan pelaku ke keluarga.
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang peserta ujian masuk Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, diserahkan ke polisi setelah diduga melakukan kecurangan.
Pemuda berinisial M itu kedapatan menyembunyikan alat bantu pendengaran di kedua telinganya saat akan mengikuti ujian tulis berbasis komputer (UTBK), Selasa (21/4/2026).
Dia diduga akan melakukan kecurangan dalam mengerjakan UTBK.
Aksi M terbongkar saat M menjalani pemeriksaan menggunakan metal detector.
M kemudian dibawa ke dokter THT untuk dilakukan pemeriksaan, sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Tembalang, Kota Semarang.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tembalang Kompol Kristiyastuti Hadayani membenarkan menangani kasus tersebut.
Hanya saja, polisi tak melanjutkan proses hukum kasus tersebut.
Baca juga: Mahasiswa ITB Tertangkap Jadi Joki Seleksi Masuk PTN Lewat UTBK SNBT 2025, Bayaran Hingga Rp50 Juta
M hanya mendapat pembinaan dan diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.
"Kemudian, dikembalikan kepada orangtua untuk dilakukan pengawasan," kata Kristiyastuti, Kamis (23/4/2026).
Diduga Korban Penipuan
Dari pemeriksaan, kata Kristiyastuti, M mengaku mendapatkan logam alat bantu pendengaran itu dari media sosial.
"Belum ada pembayaran," jelasnya.
M diduga menjadi korban penipuan karena alat tersebut tidak ada speaker-nya.
"Mungkin, dia diiming-imingi, nanti bisa membantu pada saat ujian," ucap Kristiyastuti.
Diduga Alat Komunikasi
Sementara itu, Direktur Jejaring Media Komunitas dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi mengatakan, pihak kampus menyayangkan kejadian tersebut.
| Truk Muat Kayu Terguling di Jalur Pantura Mangkang Semarang, Lalin Arah Kendal Sempat Lumpuh |
|
|---|
| Damkar Semarang Punya Koleksi 5 Ular, Media Edukasi Selain Soal Kebakaran |
|
|---|
| Libur Panjang, Penumpang Kereta Api di Daop 4 Semarang Melonjak 48 Persen |
|
|---|
| Tertimpa Patung Roboh di Museum Ranggawarsita Semarang, Siswa Kelas 2 SD Asal Bergas Meninggal |
|
|---|
| Emosi Tak Bisa Menyalip, Pengendara Mobil Pukul Pemotor di Lemah Abang Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260423-pemeriksaan-pakai-metal-detector-peserta-utbk-undip-semarang.jpg)