Berita Pendidikan
Rapat Senat Unsoed Tetapkan 3 Calon Rektor Periode 2026-2030: Petahana Tantang Dua Kolega
Rapat Senat Unsoed menetapkan tiga calon rektor yang berhak melaju ke tahap pemilihan. Satu di antaranya, petahana Prof Akhmad Sodiq.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Rapat Senat Unsoed telah memutuskan tiga calon rektor yang berhak melaju ke tahap berikutnya dalam pemilihan rektor periode 2026-2030.
- Tiga rektor tersebut adalah petahana Prof Dr Ir Akhmad Sodiq, Prof Ali Rokhman, dan Dr Adi Indrayanto.
- Masyarakat Unsoed berharap, rektor terpilih adalah pribadi yang membumi dan dapat hadir di masyarakat.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Petahana Prof Dr Ir Akhmad Sodiq bakal bersaing dengan kedua koleganya dalam bursa pemilihan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto periode 2026-2030.
Senat Unsoed telah menetapkan tiga nama yang berhak maju ke tahapan berikutnya.
Hal ini diputuskan dalam rapat tertutup Senat yang digelar di Gedung Justitia Fakultas Hukum Unsoed, Kamis (29/1/2026).
Tiga calon rektor tersebut adalah Prof Dr Ir Akhmad Sodiq yang meraih 38 suara Senat, Prof Ali Rokhman mengantongi 36 suara, dan Dr Adi Indrayanto, mendapat 3 suara.
Sementara, langkah Dr Khavid Faozi harus terhenti di tahap penyaringan setelah hanya meraih dua suara.
Total suara Senat adalah 79 anggota.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsoed, Prof Dr Dwi Nugroho Wibowo mengatakan, proses penyaringan tiga besar calon rektor merupakan bagian penting dari mekanisme demokrasi kampus.
"Penyampaian visi dan misi menjadi ruang strategis bagi sivitas akademika untuk menilai secara objektif gagasan para bakal calon."
"Kami bersyukur, seluruh tahapan berjalan lancar dan demokratis," ujar Prof Bowo dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).
Baca juga: Unsoed Purwokerto Saring 4 Bakal Calon Rektor Lewat Adu Visi Misi dan Program Kerja
Dalam pemaparan visi-misi, keempat bakal calon mengusung semangat transformasi yang relatif seragam, yakni penguatan basis perdesaan sebagai identitas utama Unsoed.
Prof Akhmad Sodiq mengusung visi 'Unsoed Berdampak', dengan menempatkan universitas sebagai motor penggerak ekonomi baru melalui pengembangan sumber daya perdesaan.
Sementara Prof Ali Rokhman, membawa misi jangka panjang menuju 2034 dengan fokus pada pengakuan dunia internasional terhadap kearifan lokal yang menjadi ciri khas Unsoed.
Di sisi lain, Dr Adi Indrayanto menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang sehat dan profesional.
Sedangkan Dr Khavid Faozi, menyoroti isu inklusivitas pendidikan serta hilirisasi riset agar hasil penelitian kampus dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
| 3.176 Peserta SNBP Diterima di Unsoed Purwokerto, Persaingan Ketat di Prodi Kedokteran Gigi |
|
|---|
| Tambah 4, Unissula Semarang Kini Punya 102 Guru Besar Berbagai Disiplin Ilmu |
|
|---|
| Dosen Unsoed Purwokerto Sulap Kotoran Sapi Jadi Pupuk Organik Biokulturmix, Atasi Polusi Udara |
|
|---|
| Undip Semarang Cari Anggota Majelis Wali Amanat Baru, Ada 3 Kuota untuk Masyarakat Umum Bukan Alumni |
|
|---|
| Dibuka Beasiswa LFSP untuk Santri dan Kiai, Bisa Dalam dan Luar Negeri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/30012026-calon-rektor-unsoed-sampaikan-visi-misi.jpg)