Rabu, 22 April 2026

Jawa Tengah

Sidak SPPG Randublatung, Wabup Blora Ultimatum Kualitas Menu MBG

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, melakukan sidak ke SPPG di Randublatung usai menerima aduan masyarakat.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Daniel Ari Purnomo
ISTIMEWA
SIDAK DAPUR GIZI: Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini (tengah), saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedungbecici di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Rabu (11/3/2026). Sidak ini dilakukan merespons aduan masyarakat terkait kurang layaknya kualitas Menu Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah selama bulan Ramadan. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Blora melakukan inspeksi mendadak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Randublatung usai mendapat aduan kualitas makanan yang kurang layak.
  • Pengelola SPPG diminta segera membenahi kualitas sajian, menjaga kebersihan dapur, dan memberdayakan UMKM lokal untuk pasokan bahan baku makanan.
  • Penanggung jawab SPPG akhirnya menandatangani surat pernyataan komitmen untuk meningkatkan mutu layanan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Gedang Becici, Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Rabu (11/3/2026).

Langkah tegas tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait menurunnya kualitas sajian Menu Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari dapur SPPG tersebut.

Tindak Lanjuti Aduan

Baca juga: Siswa SD di Banyumas Beli Kambing dari Uang Saku Berkat Program MBG

Diketahui, baru-baru ini muncul sejumlah aduan dari masyarakat yang menilai sajian MBG yang disediakan oleh SPPG Gedang Becici kurang layak untuk dikonsumsi para penerima manfaat.

"Siang hari ini kami langsung menindaklanjuti laporan masyarakat. Ada aduan dari masyarakat di wilayah SPPG Gedang Becici Desa Kutukan, Randublatung, terkait sajian menu MBG di bulan Ramadan ini yang dinilai kurang layak," ujar Sri Setyorini saat meninjau langsung ke lokasi dapur umum.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Setyorini menegaskan kepada pihak pengelola agar segera melakukan pembenahan total terhadap kualitas makanan yang disajikan, khususnya yang didistribusikan untuk anak-anak sekolah.

Berdayakan Ekonomi Lokal

Sri Setyorini juga menyarankan agar bahan baku makanan diutamakan mengambil dari wilayah sekitar guna mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

"Kami sudah menyampaikan kepada penanggung jawab SPPG agar segera membenahi dan memperbaiki sajian MBG yang akan diberikan. Ke depan kami harapkan bahan pokok diambil atau dibeli dari wilayah sekitar sini, sehingga bisa mengoptimalkan dan memberdayakan UMKM di sekitar SPPG, atau berbelanja di pasar-pasar terdekat," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau ketat kinerja SPPG Gedang Becici untuk memastikan adanya perbaikan standar pelayanan.

"Ke depan akan kita pantau terus kinerja SPPG ini, apakah ada perubahan dan perbaikan atau tidak. Jika tidak ada perbaikan seperti yang kita harapkan, maka akan kita laporkan ke BGN (Badan Gizi Nasional)," ancamnya.

Jaga Kebersihan Dapur

Ia juga mengingatkan seluruh tim dapur agar lebih teliti dan memperhatikan standar higienitas serta kelayakan makanan sebelum didistribusikan.

"Saya titip pesan kepada tim dapur, jangan sampai ada ulat, jangan sampai ada makanan yang basi, dan jangan sampai ada sajian yang tidak layak untuk diberikan kepada anak-anak sekolah," pesannya memperingatkan.

Pada kesempatan peninjauan tersebut, penanggung jawab SPPG Gedang Becici akhirnya membuat surat pernyataan tertulis berisi kesanggupan untuk memperbaiki pelayanan dan kualitas sajian MBG.

Tanda Tangani Komitmen

Surat pernyataan tersebut ditandatangani dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Blora, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Camat Randublatung.

Adapun pihak pengelola yang menandatangani surat pernyataan tersebut yakni Kepala SPPG Gedang Becici M. Afif, Akuntan Ahmad Nafiruddin, serta Ahli Gizi Lambang Aryanto.

Dalam dokumen surat tersebut, pihak pengelola menyatakan kesanggupan penuh untuk meningkatkan mutu dan kualitas sajian MBG. Selain itu, mereka juga berkomitmen mematuhi ketentuan dari BGN, termasuk dalam penyediaan bahan baku yang wajib memberdayakan UMKM lokal dan memenuhi standar harga ketetapan.

Usai peninjauan dapur, Wakil Bupati juga menyempatkan diri melihat langsung kondisi sarana dan prasarana lingkungan SPPG Gedang Becici. Ia turut memberikan arahan agar pengelola segera melengkapi fasilitas dengan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) guna mendukung operasional dapur yang lebih sehat dan ramah lingkungan. (Iqs)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved