Rabu, 8 April 2026

Cilacap

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Cilacap, Wisatawan Dilarang Berenang

BPBD Cilacap imbau wisatawan dan nelayan waspada gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan selatan mulai 15-18 Februari 2026.

Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
Kondisi Pesisir Selatan, gelombang setinggi 4 meter mengancam perairan selatan Cilacap pada Minggu (15/2/2026), BPBD meminta wisatawan dan nelayan meningkatkan kewaspadaan. 
Ringkasan Berita:
  • BMKG keluarkan peringatan dini gelombang tinggi 2,5 - 4 meter di laut selatan Cilacap hingga 18 Februari 2026.
  • Peningkatan gelombang dipicu angin kencang dari arah barat daya hingga barat laut.
  • BPBD Cilacap meminta wisatawan tidak berenang ke tengah dan mematuhi arahan petugas pantai.
  • Nelayan diminta waspada terhadap dinamika cuaca yang berisiko bagi keselamatan pelayaran.

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Gelombang tinggi hingga empat meter berpotensi menerjang perairan selatan Cilacap dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo mengatakan, masyarakat dan wisatawan diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai.

Ia menyampaikan peringatan dini dari BMKG berlaku mulai 15 hingga 18 Februari 2026 dengan tinggi gelombang di perairan selatan Cilacap berkisar 2,5 sampai 4 meter dan masuk kategori tinggi.

Baca juga: Eks Sekda Cilacap Awaluddin Muuri Divonis 2,5 Tahun Penjara Kasus BUMD

"Kondisi ini perlu diwaspadai terutama oleh nelayan dan pengunjung pantai,” ujar Taryo, Minggu (15/2/2026).

Waspada Gelombang Tinggi

Menurutnya, angin yang bertiup dari barat daya hingga barat laut turut memengaruhi peningkatan tinggi gelombang di laut selatan Jawa.

“Faktor angin cukup berpengaruh terhadap dinamika gelombang sehingga potensi gelombang tinggi masih mungkin terjadi,” katanya.

Larangan Berenang Tengah

Taryo mengimbau, agar para pengunjung pantai di wilayah Cilacap agar tidak berenang terlalu ke tengah serta selalu mematuhi rambu dan arahan petugas yang berjaga.

“Wisatawan jangan bermain air melewati batas aman yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Pantau Aktivitas Nelayan

Ia menambahkan orang tua diminta lebih ketat mengawasi anak-anak saat berada di tepi pantai guna mencegah risiko terseret arus.

“Keselamatan bersama menjadi tanggung jawab kita semua sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” pungkas Taryo. (ray)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved