Mengeluh Pusing Saat Mengobrol, Kakek Asal Gadu Meninggal di Kamar Warga
Kakek Hartono (70) asal Gadu Blora wafat mendadak saat numpang istirahat karena pusing di rumah warga Sambong, Kamis (28/5/2026) pagi.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Hartono (70), warga Desa Gadu, Kecamatan Sambong meninggal dunia mendadak di kamar rumah warga di RT 9 RW 1 Desa Sambong pada Kamis (28/5/2026).
- Korban awalnya bertamu menggunakan Honda Spacy lalu mengeluh pusing saat mengobrol.
- Tim medis Puskesmas memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh.
- Korban diketahui memiliki riwayat jantung dan paru-paru (PPOK).
- Keluarga telah ikhlas dan polisi mengimbau warga lansia tidak bepergian sendirian.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Seorang kakek bernama Hartono (70), warga Dusun Kendilan, Desa Gadu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah warga. Korban mengembuskan napas terakhirnya di kediaman warga RT 9 RW 1, Desa Sambong pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 10.20 WIB.
Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, menyampaikan bahwa pada mulanya korban berkunjung ke rumah warga di Desa Sambong tersebut sekitar pukul 09.45 WIB. Kala itu, korban datang bertamu dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Spacy.
Saat tengah asyik mengobrol bersama pemilik rumah, korban mendadak mengeluh sakit kepala dan pusing. Mendengar keluhan tersebut, sang pemilik rumah kemudian menyarankan Hartono untuk beristirahat sejenak di dalam kamar agar kondisinya membaik.
Baca juga: Tak Berniat Menakuti, Dr Faizal Ingatkan Anak Muda Rutin Cek Jantung
“Kemudian beberapa saat kemudian, saat hendak dibangunkan, korban tidak merespons. Tim medis Puskesmas Sambong yang datang ke lokasi memastikan korban sudah tidak memiliki denyut nadi, napas, dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh,” terang AKP Midiyono menjelaskan kronologi kejadian di lapangan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis serta keterangan dari pihak keluarga, diketahui bahwa korban memang memiliki rekam jejak penyakit bawaan. Kakek 70 tahun tersebut mengidap penyakit paru-paru kronis atau PPOK sekaligus memiliki riwayat penyakit jantung. Semasa hidup, korban juga rutin melakukan kontrol pengobatan atas penyakitnya tersebut ke fasilitas kesehatan.
Lebih lanjut, AKP Midiyono mengatakan bahwa pihak keluarga telah ikhlas menerima kejadian nahas tersebut murni sebagai sebuah musibah. Jenazah korban pun langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan sebagaimana mestinya.
“Polsek Sambong telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan membuat laporan. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan untuk rutin kontrol dan tidak beraktivitas sendirian jika kondisi tidak fit,” papar Kasihumas. (Iqs)
| Rumah Kayu Warga Kemranten Blora Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp250 Juta |
|
|---|
| Rektor UIN Gusdur Pekalongan Asli Blora, Bangga Meski Daerahnya Dulu Tertinggal |
|
|---|
| Kisah Qodam Bosan Merantau Pilih Beternak di Blora, Sedih saat Kambingnya Mati |
|
|---|
| Minyak Mentah dari Sumur Rakyat di Gendono Blora Kini Disetor ke Pertamina, Ini Harapan Warga |
|
|---|
| Pemuda di Blora Babak Belur Dikeroyok Pesilat, Dikira Penantang Tawuran. 5 Orang Diamankan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260528-polisi-polres-blora-olah-tkp-lansia-meninggal-di-sambong.jpg)