Cilacap
Damkar dan Basarnas Cilacap Evakuasi Warga Obesitas 200 Kg dari Kamar Mandi
Petugas Damkar dan Basarnas Cilacap evakuasi warga berbobot 200 kg yang terjebak di kamar mandi, Kamis (12/2/2026). Prosesnya dramatis.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Seorang warga di Cilacap berbobot 200 kg terjebak di kamar mandi dan tidak mampu berdiri, Kamis (12/2/2026) pagi.
- Tim Damkar Cilacap bekerja sama dengan Basarnas melakukan evakuasi di ruang yang sangat sempit.
- Evakuasi berlangsung lancar selama 15 menit menggunakan teknik khusus guna menghindari cedera tambahan.
- Korban mendapatkan bantuan oksigen sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kepanikan menyelimuti sebuah rumah di Cilacap saat seorang warga dengan berat badan sekitar 200 kilogram terjebak di dalam kamar mandi dan tidak mampu berdiri, Kamis (12/2/2026) pagi.
Peristiwa darurat non-kebakaran itu pertama kali dilaporkan ke Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Cilacap pada pukul 09.35 WIB oleh Bayu Suyachmir Sultan yang merupakan anggota keluarga korban.
Bayu meminta bantuan setelah mengetahui saudaranya yang mengalami obesitas berat tidak bisa bangkit dari posisi duduk di toilet karena kondisi fisik dan sempitnya ruang kamar mandi.
Baca juga: Damkar Cilacap Datangkan Bantuan dari Banyumas dan Banjarnegara Tangani Kebakaran Rita Pasaraya
Alami Obesitas Berat
Tim rescue Damkar Cilacap langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi pada pukul 09.50 WIB untuk melakukan penanganan.
Melihat kondisi korban dan keterbatasan ruang gerak di dalam kamar mandi, petugas Damkar berkoordinasi dan meminta pendampingan dari tim Basarnas Cilacap guna mempercepat proses evakuasi.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan bahwa proses penyelamatan membutuhkan teknik khusus karena bobot korban mencapai kurang lebih 200 kilogram dan posisi korban berada di ruang sempit.
Butuh Teknik Khusus
“Begitu menerima laporan, tim langsung menuju lokasi dan melakukan asesmen cepat, karena korban tidak dapat berdiri dan berada di ruang kamar mandi yang sempit, sehingga kami meminta dukungan Basarnas untuk membantu evakuasi,” ujar Gatot kepada Tribunbanyumas.com.
Ia menjelaskan, kendala utama di lapangan adalah berat badan korban serta akses ruang yang terbatas sehingga petugas harus ekstra hati-hati agar tidak menimbulkan cedera tambahan.
“Evakuasi berlangsung sekitar 15 menit dan alhamdulillah berjalan lancar serta aman terkendali, meski keluarga sempat panik melihat kondisi korban,” jelasnya.
Rujuk Rumah Sakit
Setelah berhasil dievakuasi dari kamar mandi, korban langsung diberikan oksigen menggunakan alat bantu pernapasan oleh tim Basarnas sembari menunggu ambulans datang.
Korban kemudian direncanakan dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Gatot menegaskan bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, dan respons cepat menjadi kunci keberhasilan penyelamatan.
“Kami selalu siap melayani masyarakat untuk segala bentuk kondisi darurat yang membahayakan keselamatan jiwa, tidak hanya kebakaran tetapi juga evakuasi medis dan penyelamatan lainnya,” tegas Gatot.
Dalam operasi tersebut, tim rescue Damkar Satpol PP Cilacap menerjunkan sejumlah personel bersama tim Basarnas, lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan evakuasi khusus.
| Dexlite Tembus Rp23 Ribu, SPBU di Kroya Cilacap Mendadak Lengang |
|
|---|
| Ramai Isu El Nino Godzilla Landa Cilacap, Ini Penjelasan Resmi BMKG |
|
|---|
| Niat Matikan Lampu Rumah, Warga Wanareja Malah Temukan Mayat di Kolam |
|
|---|
| Damkar Cilacap Evakuasi HP Bocah Terjebak di Rel Jalan Sawo |
|
|---|
| Tiket Mudik dan Sembako Mahal, Inflasi Cilacap Naik Tembus 3,51 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260212-EVAKUASI-WARGA-OBESITAS.jpg)