Kamis, 23 April 2026

Banjarnegara

Tabur Bunga Akhiri Pencarian Longsor Situkung, 11 Warga Dinyatakan Hilang

Operasi SAR longsor Banjarnegara resmi ditutup di hari ke-10. Lima jenazah satu keluarga ditemukan berpelukan, namun 11 korban lain masih terkubur.

Tribunnews.com
AKHIR PENCARIAN, Tim SAR gabungan bersama pejabat daerah dan warga melakukan tabur bunga di lokasi longsor Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (25/11/2025). Prosesi ini menandai dihentikannya operasi pencarian dengan catatan 11 korban belum ditemukan. 

Ringkasan Berita:
  • Operasi pencarian korban longsor di Banjarnegara resmi dihentikan pada hari ke-10, Selasa (25/11/2025).
  • Tim SAR menemukan 5 jenazah satu keluarga di sektor A2 dalam kondisi memilukan.
  • Total 17 korban ditemukan meninggal dunia, sementara 11 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
  • Pencarian dihentikan karena medan di sektor C terlalu sulit dengan kedalaman lumpur mencapai lebih dari 20 meter.
  • Fokus penanganan kini dialihkan untuk penyediaan hunian sementara.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Suasana haru menyelimuti Dusun Situkung, Desa Kalibening, Kecamatan Pandanarum, saat tim SAR gabungan secara resmi menghentikan operasi pencarian korban tanah longsor, Selasa (25/11/2025).

Di hari kesepuluh atau hari terakhir operasi pencarian ini, tim di lapangan menutup misi dengan sebuah penemuan yang menyayat hati.

Sebanyak lima jenazah berhasil dievakuasi dari timbunan tanah di sektor A2 (Worksite 2).

Baca juga: Pencarian Korban Longsor Situkung Banjarnegara Ditutup, 17 Orang Ditemukan Meninggal, 11 Hilang 

Kepala Basarnas Semarang, Budiono mengungkapkan, kelima korban tersebut merupakan satu keluarga.

Berdasarkan rekonstruksi kejadian dan keterangan saksi, mereka diduga sempat berusaha lari menyelamatkan diri saat tebing runtuh, namun takdir berkata lain.

Mereka terjatuh dan tertimbun di sisi kanan jalan setapak depan rumah.

Saat ditemukan antara pukul 13.20 WIB hingga 14.36 WIB, posisi jenazah sangat berdekatan, bahkan saling bertumpuk.

"Bahkan ada jasad yang bertumpuk jadi satu dalam kondisi memeluk anak," katanya di lokasi kejadian, Selasa (25/11/2025).

Tragedi Satu Keluarga

Dengan ditemukannya lima jenazah tersebut, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi berjumlah 17 orang.

Namun, masih ada 11 warga lainnya yang dinyatakan hilang.

Budiono menjelaskan, untuk area pencarian di sektor A, seluruhnya dinyatakan telah selesai (clear).

Tim menduga 11 korban yang belum ditemukan terseret material longsor hingga ke sektor C.

"Hingga sore ini, keberadaan mereka masih belum terdeteksi," ungkapnya.

Kendala Medan Berat

Keputusan berat untuk menghentikan pencarian diambil bukan tanpa alasan.

Kondisi medan di sektor C dinilai sangat ekstrem dan membahayakan keselamatan tim penyelamat.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved