Kamis, 23 April 2026

Berita Batang

Dinkes Batang Temukan 155 Kasus Baru HIV/AIDS, 3 Anak Jadi Korban

Dinkes Batang menemukan 155 kasus baru HIV/AIDS sepanjang 2025. Tiga di antaranya merupakan anak-anak.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
PEXELS/TOWFIQU BARBHUIYA
ILUSTRASI TES HIV - Dinkes Batang menemukan 155 kasus baru HIV/AIDS sepanjang 2025. Tiga di antaranya ditemumkan pada anak-anak. 

Ringkasan Berita:
  • Dinkes Batang menemukan 155 kasus baru HIV/AIDS sepanjang 2025.
  • Kasus terbanyak ditemukan pada laki-laki.
  • Yang memprihatinkan, tiga di antara kasus baru itu ditemukan pada anak-anak.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mencatat temuan baru kasus HIV/AIDS sepanjang 2025 mencapai 155 kasus, terdiri dari 81 laki-laki dan 74 perempuan.  

Tiga di antaranya merupakan anak-anak.

"Jumlah orang dengan HIV (ODHIV) yang masih hidup, hingga Oktober 2025 mencapai 1.059 orang," tutur Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang Ida Susilaksmi, Selasa (2/12/2025).

Ida menjelaskan, deteksi dini dilakukan secara masif dengan menyasar kelompok berisiko.

Baca juga: 3 Kapal di TPI Batang Ludes Terbakar, Petugas Sempat Kesulitan Jangkau Titik Api

Hingga Oktober 2025, 11.645 orang dari populasi kunci telah menjalani pemeriksaan.  

Populasi kunci itu meliputi ibu hamil, pekerja seks perempuan, lelaki seks lelaki (LSL), penderita TBC, warga binaan, waria, hingga pengguna jarum suntik.

"HIV dan TBC punya hubungan erat karena keduanya sama-sama melemahkan imunitas. Karena itu, wajib dilakukan skrining silang," tegasnya.

Meski upaya skrining berjalan, Ida menilai, tantangan terbesar justru datang dari stigma masyarakat.

"HIV masih dianggap penyakit kutukan."

"Padahal, banyak anak-anak dan ibu rumah tangga tertular bukan dari perilaku berisiko," jelasnya. 

Ia menambahkan, persepsi keliru seperti HIV menular lewat toilet, bersalaman, atau sekadar berada dalam satu ruangan, masih sering ditemui. 

"Padahal, HIV hanya menular lewat kontak seksual, darah, dan jarum suntik," ujarnya.

Pengelola Program HIV Dinkes Batang, Ratih Ristianti merinci temuan kasus sepanjang 2025:  

  • Anak-anak: 3  kasus
  • Calon pengantin: 6 kasus
  •  Ibu hamil: 6 kasus
  • LSL: 37 kasus
  • Pelanggan pekerja seks: 9 kasus
  • Penderita TBC: 14 kasus
  • Populasi umum: 38 kasus
  • Waria: 3 kasus
  • WPS: 28 kasus  

Ratih menambahkan, pemeriksaan bayi dilakukan dengan metode EID berbasis kertas saring yang dikirim ke laboratorium rujukan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved