Berita Wonosobo
Resmi Pimpin DPC PKB Wonosobo, Amir Husein Targetkan PKB Jadi Partai Pemenang Pemilu
Resmi jadi Ketua DPC PKB Wonosobo 2026-2031, Amir Husein targetkan tambah kursi DPRD dan rebut posisi partai pemenang.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Amir Husein resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wonosobo periode 2026-2031.
- Pada masa kepemimpinannya, ia menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif sekaligus menjadikan PKB sebagai partai pemenang di Kabupaten Wonosobo.
- Ketua DPC PKB Wonosobo Amir Husein yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Wonosobo mengatakan, PKB harus memiliki target politik yang lebih tinggi pada periode mendatang.
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO– Amir Husein resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wonosobo periode 2026-2031. Di bawah nakhoda baru ini, PKB langsung memasang target politik tinggi untuk menambah perolehan kursi legislatif sekaligus merebut posisi sebagai partai pemenang pemilu di Kabupaten Wonosobo.
Peningkatan jumlah kursi di parlemen dinilai sebagai langkah awal yang paling rasional untuk memperkuat posisi tawar partai dalam mengawal serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat pemerintahan daerah.
Ketua DPC PKB Wonosobo terpilih yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, menegaskan bahwa partainya harus bergerak lebih progresif pada periode mendatang. Modal politik PKB saat ini tergolong kuat dengan kepemilikan 10 kursi di DPRD Kabupaten Wonosobo berdasarkan hasil Pemilu terakhir.
"Ke depan PKB tentunya punya target politik yang lebih baik lagi. Target saya bahwa kursi di fraksi harus tambah," ujar Husein di Wonosobo, Minggu (14/6/2026).
Husein menilai target menjadi partai pemenang di Wonosobo sangat realistis untuk diwujudkan, asalkan seluruh elemen kader mampu bekerja kolektif dan mempererat kedekatan dengan konstituen di akar rumput.
Berbekal optimisme tersebut, PKB dipastikan bakal mempersiapkan diri sejak dini guna menghadapi kontestasi politik berikutnya, termasuk mematangkan kesiapan untuk mengusung calon bupati sendiri dari internal partai.
Baca juga: Narendra dan Kayla Terpilih Jadi Mas Mbak Wonosobo 2026, Emban Misi Agen Perubahan Daerah
Modernisasi Partai Lewat Banom Satgas 'Panji Bangsa'
Demi memuluskan target makro tersebut, DPC PKB Wonosobo langsung tancap gas memperkuat sektor kaderisasi dengan menyasar generasi muda. Sebagai langkah taktis perdana, partai menggelar Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Panji Bangsa yang diikuti oleh ratusan kader muda dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Wonosobo.
Husein menjelaskan, Panji Bangsa merupakan badan otonom (banom) baru di lingkungan PKB yang dibentuk khusus untuk menangani bidang kesatgasan, pengamanan, dan protokoler partai. Langkah ini menjadi bagian dari restrukturisasi internal partai.
"Ini baru pertama kali digelar pada Sabtu (13/6/2026) di Wonoland, karena Panji Bangsa itu Banom baru. Kalau dulu ada Garda Bangsa. Sekarang Garda Bangsa konsentrasinya di pengelolaan pemuda, sedangkan Panji Bangsa khusus kesatgasan atau satgas partai," terangnya.
Baca juga: Bupati Arief Rohman Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Blora, Punya Tugas Tambah Kursi DPRD di Pemilu 2029
Kader Muda dan Tantangan Era Digital
Di era digitalisasi saat ini, PKB dinilai sangat membutuhkan asupan kader muda yang cakap digital dan memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik. Para kader baru ini ditugaskan untuk turun langsung ke masyarakat guna menjelaskan visi, misi, serta program-program kerja partai yang berpihak pada kemaslahatan rakyat.
Melalui penyelenggaraan Dikbar ini, Husein berharap ketertarikan generasi muda terhadap dunia politik dapat meningkat secara positif, sehingga mereka mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah sekaligus memperluas basis dukungan dan jangkauan PKB di wilayah masing-masing.(ima)
| Narendra dan Kayla Terpilih Jadi Mas Mbak Wonosobo 2026, Emban Misi Agen Perubahan Daerah |
|
|---|
| Sidang Perdana Korupsi, 1.000 Loyalis Eks Bupati Pati Sudewo Geruduk Pengadilan Tipikor Semarang |
|
|---|
| Sertipikat Tanah Hilang di Cilacap? Siapkan Rp350 Ribu dan Harus Bersumpah |
|
|---|
| Efek Pertamax Naik: Turis Baturraden Ramai tapi Irit Jajan UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260614-amir-husein.jpg)