Berita Jateng
Program Presiden Prabowo Kerap Dikritik, Budiman Sudjatmiko Soroti Soal Paradigma Kelola Negara
Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko mengungkap, program unggulan Presiden Prabowo bagian dari perubahan paradigma mengelola negara.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
Selain menyoroti pembangunan sumber daya manusia, Budiman juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait tekanan ekonomi global yang berdampak pada kenaikan harga sejumlah komoditas impor.
Ia mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan langkah-langkah untuk menjaga daya beli masyarakat, termasuk rencana subsidi kedelai guna menekan dampak pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap industri tahu dan tempe.
"Pemerintah terus mencari solusi agar beban masyarakat tidak semakin berat."
"Salah satu yang sedang dibahas adalah subsidi kedelai agar perajin kecil dan masyarakat tidak terlalu terdampak kenaikan harga akibat Dollar," katanya.
Soroti Tujuan Kritik
Dalam dialog tersebut, Budiman juga merespons berbagai kritik yang disampaikan mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi dan tidak perlu dihindari.
"Saya tidak pernah mengatakan kritik itu salah."
"Kritik mereka valid, kritik mereka legitimate."
"Yang ingin saya jelaskan adalah apa sebenarnya tujuan yang ingin dicapai pemerintah," ujarnya.
Menurut mantan aktivis 1998 itu, kritik seharusnya diarahkan untuk memperbaiki cara mencapai tujuan pembangunan, bukan membatalkan tujuan yang ingin dicapai.
Budiman menyebut, pemerintahan Prabowo tengah berupaya mewujudkan lima agenda utama, yakni memperkuat posisi Indonesia di tingkat global, menjaga persatuan nasional, mengentaskan kemiskinan, mengurangi kebodohan melalui pendidikan, serta memberantas pemborosan dan kebocoran anggaran.
Baca juga: Dampak Harga Pertamax di Purwokerto Naik: Mobilitas dan Daya Beli Mahasiswa Turun, Ekonomi Terdampak
Ia pun berpesan agar mahasiswa tetap menyampaikan aspirasi secara santun tanpa merusak fasilitas umum maupun menyerang martabat pribadi seseorang.
"Pidato keras tidak masalah, kritik keras juga tidak masalah."
"Tapi jangan menghina orang dan jangan merusak fasilitas umum."
"Kritik harus menjadi bagian dari upaya memperbaiki bangsa," tegasnya.
| MBG Belum Gerakkan Ekonomi Lokal, SPPG di Jateng Masih Ambil Telur dan Daging Ayam dari Daerah Lain |
|
|---|
| 16 Atlet Taekwondo Banyumas Siap Berlaga di Porprov Jateng 2026 |
|
|---|
| Jangan Kaget Content Creator hingga Influencer Ikut Didata Sensus Ekonomi 2026 |
|
|---|
| Tak Masuk Bursa Kandidat, Ida Nur Sa’adah Jadi Ketua DPC PKB Kudus |
|
|---|
| Tahapan SPMB Wonosobo, Masih Banyak Kursi Kosong di SD dan SMP Negeri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260612-aktivis-98-budiman-sudjatmiko-sekaligus-kepala-badan-percepatan-pengentasan-kemiskinan.jpg)