Berita Jateng
Tahapan SPMB Wonosobo, Masih Banyak Kursi Kosong di SD dan SMP Negeri
hingga Kamis (11/6/2026), sebanyak 9.305 siswa SD dan 7.227 siswa SMP telah diterima di sekolah negeri.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah bertambahnya jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Wonosobo.
Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari optimalisasi layanan pendidikan bagi masyarakat.
"Setelah tahap pemenuhan kuota, semua anak masih bisa mendaftar ke SD atau SMP yang masih terdapat sisa kuota mulai minggu depan sampai awal Juli 2026," ujarnya.
Menurut Heru, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak, baik melalui tahapan reguler maupun pemenuhan kuota.
Disdikpora juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan penerimaan peserta didik baru di seluruh satuan pendidikan negeri di Kabupaten Wonosobo.
Setelah seluruh tahapan SPMB selesai dilaksanakan, hasil penerimaan peserta didik baru akan diintegrasikan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Integrasi data tersebut akan dilakukan melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh data peserta didik yang diterima melalui SPMB tercatat secara akurat dalam sistem pendidikan nasional.
Dengan masih dibukanya kesempatan pendaftaran hingga awal Juli mendatang, Disdikpora berharap tidak ada anak usia sekolah di Kabupaten Wonosobo yang kehilangan akses pendidikan akibat belum mendapatkan sekolah pada tahapan reguler SPMB. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Siswa-SMP-SPMB-Wonosobo.jpg)