Berita Batang
Batang Bakal Punya TPST Tahun Ini, Dibangun dengan Anggaran Pusat Rp50 Miliar
Batang bakal memiliki tempat pengolahan sampah terpadu senilai hampir Rp50 miliar. Dibangun tahun ini dengan anggaran pusat.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Pemkab Batang dapat bantuan dari pemerintah pusat dalam pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST).
- Pengolahan sampah itu akan dibangun tahun ini dengan anggaran dari pemerintah pusat, hampir Rp50 miliar.
- Pembangunan dijadwalkan berlangsung 4 Juni sampai 31 Desember.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang bakal membangun tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) senilai hampir Rp50 miliar.
Pengolahan sampah ini akan dibangun tahun ini lewat dukungan pemerintah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang, Endro Suryono mengatakan, proyek tersebut telah resmi berkontrak dan akan mulai dikerjakan sejak 4 Juni hingga 31 Desember 2026.
"Alhamdulillah, sudah fiks dan sudah ada kabar positif."
"Kita mendapatkan proyek TPST dengan nilai anggaran hampir Rp50 miliar. Kontraknya dimulai 4 Juni sampai 31 Desember 2026," kata Endro, Kamis (11/6/2026).
Baca juga: PKL Alun-alun Batang Bakal Digusur, Dipindah ke Asrama Polri yang Disulap sebagai Pusat Kuliner
Menurutnya, TPST tersebut akan mengolah sampah dari sembilan kecamatan terdekat, di antaranya Kecamatan Banyuputih, Limpung, Bawang, dan sejumlah wilayah lainnya di bagian timur Kabupaten Batang.
Pembangunan fasilitas ini menjadi proyek strategis yang telah lama dinantikan masyarakat maupun pemerintah daerah dalam upaya penataan sistem persampahan yang lebih modern dan berkelanjutan.
"Di tengah keterbatasan anggaran daerah, ini menjadi proyek yang cukup besar dan memang sudah lama ditunggu untuk mendukung penataan pengelolaan sampah di Kabupaten Batang," ucapnya.
Endro menjelaskan, proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Batang dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.
Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) juga terlibat dalam mendukung pelaksanaannya, mulai dari Bappelitbangda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan hingga DPUPR.
Siapkan Akses Masuk
Dalam proyek ini, Pemkab Batang memiliki sejumlah tanggung jawab pendukung agar pembangunan dapat berjalan lancar.
Di antaranya, penyediaan pekerjaan cut and fill untuk akses masuk lokasi, penyelesaian dokumen lingkungan seperti UKL-UPL, penyediaan akses air baku melalui PDAM, hingga dukungan jaringan listrik.
"Itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan semuanya saat ini sudah dalam proses pelaksanaan," jelasnya.
Baca juga: Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Tepi Jalan Pantura Beji Batang, Diduga Mengantuk
Terkait sistem pengolahan sampah yang akan diterapkan, Endro menyebut, TPST tersebut akan menghasilkan dua jenis keluaran utama, yakni sampah organik dan anorganik yang akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme pengelolaan yang telah disiapkan.
| Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Tepi Jalan Pantura Beji Batang, Diduga Mengantuk |
|
|---|
| Diserbu Calon Murid Baru untuk Verifikasi Data, Panitia SPMB SMAN 1 Batang Batasi 100 Orang Per Hari |
|
|---|
| Tol Kayangan Jadi Favorit Wisatawan Tujuan Dieng via Bawang Batang, Bonus Nikmati Panorama Alam |
|
|---|
| Mobil Perangkat Desa Besani Batang Tabrak Jembatan, Warga Cium Aroma Alkohol dari Sopir |
|
|---|
| Berguru ke Jepang, KEK Batang Siapkan Jadi Pusat Riset Dan Hunian Nyaman bagi Tenaga Terampil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260611-paparan-rencana-pembangunan-tempat-pengolahan-sampah-terpadu-tpst-batang.jpg)