Berita Semarang
4 WNA China dan 2 WNI Digerebek di Puri Anjasmoro Semarang, Diduga Komplotan Love Scamming
Komplotan penipu berkedok asmara atau love scamming ditangkap di kawasan Puri Anjasmoro Semarang. Petugas tangkap 4 WNA China dan 2 WNI.
Selain itu, terhadap salah satu warga negara asing yang tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku, petugas juga mendalami kemungkinan penerapan ketentuan Pasal 119 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
Sementara, Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan implementasi nyata kebijakan selektif (selective policy) yang menjadi dasar pengawasan keimigrasian di Indonesia.
"Imigrasi tidak akan memberikan ruang bagi warga negara asing yang menyalahgunakan izin tinggal maupun memanfaatkan wilayah Indonesia sebagai basis kegiatan ilegal," ucapnya.
Hendarsam juga bakal memperketat keamanan dan pengawasan di wilayahnya.
"Pengawasan keimigrasian akan terus diperkuat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan negara," tegas Hendarsam. (Kompas.com/Muchamad Dafi Yusuf)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Imigrasi Bongkar Markas Penipuan Daring di Semarang: Tangkap 4 WNA, Sita 604 Ponsel".
| Cara Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Gelapkan 40 Motor Teman, Digadai Rp135 Juta untuk Gaya Hidup |
|
|---|
| Pedagang Pasar Johar Semarang Keluhkan Penurunan Daya Beli, Sehari Kadang Cuma Dapat Rp100 Ribu |
|
|---|
| 104 Penumpang Salah Naik Kereta Api di Daop 4 Semarang, Terbanyak di Stasiun Poncol |
|
|---|
| Diduga Sopir Pikap Alami Microsleep, Halte Trans Semarang di Mijen Rusak Parah Dihantam Mobil |
|
|---|
| Fenomena Kos Bebas di Semarang Diduga Picu Lonjakan Kasus HIV, Pemilik Kos Perkuat Pengawasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260609-komplotan-penipu-dari-china-ditangkap-di-puri-anjasmoro-semarang-love-scamming.jpg)