Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Jateng

Menjelang Pensiun, Ratusan ASN Wonosobo Dilatih Jadi Wirausaha

kesiapan mental dan keterampilan sebelum memasuki masa pensiun sangat penting dilakukan agar ASN tetap produktif

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Dok Diskominfo Wonosobo
APEL ASN - Pemkab Wonosobo menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 1.917 tenaga honorer di Alun-alun Wonosobo, Senin (1/12/2025). Selama Ramadan 2026, jam kerja ASN di Pemkab Wonosobo mengalami penyesuaian yang berimbas pada pelayanan publik. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Sebanyak 110 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan memasuki masa pensiun pada tahun 2028-2029.


Kepala BKD Wonosobo, Iwan Widayanto, mengatakan Pemkab Wonosobo menyiapkan pembekalan kewirausahaan sebagai persiapan menghadapi masa purna tugas.


Menurutnya, kesiapan mental dan keterampilan sebelum memasuki masa pensiun sangat penting dilakukan agar ASN tetap produktif dan mandiri setelah purna tugas.


“Masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan. 


Pembekalan telah kita dilaksanakan pada Senin (25/5/2026) di Dieng Creative Hub.


Melalui pembekalan ini, kami ingin memastikan para calon pensiunan memiliki bekal yang cukup untuk tetap aktif dan mandiri,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/5/2026).


Iwan menjelaskan, para peserta dikelompokkan berdasarkan minat dan potensi usaha yang sebelumnya dipetakan melalui polling BKD Wonosobo. 


Pada tahap ini, peserta yang mengikuti pembekalan merupakan ASN dengan minat di bidang peternakan.


Menurutnya, pembekalan sengaja dilakukan sejak dua tahun sebelum masa pensiun agar para ASN memiliki kesiapan yang matang, baik secara psikologis maupun ekonomi. 


Pasalnya, tidak sedikit pegawai yang mengalami kekagetan ketika memasuki masa pensiun atau dikenal dengan post power syndrome.


“Terkadang ketika seseorang memasuki usia pensiun ada rasa kaget, karena selama menjadi ASN berada di zona nyaman dengan gaji dan tunjangan yang diterima rutin. 


Karena itu kami ingin membantu agar bapak ibu ASN memiliki kesiapan dan perencanaan sejak dini,” jelasnya.


Lebih lanjut, Iwan menyebut BKD menghadirkan narasumber dan praktisi yang telah berpengalaman menjalani masa pensiun namun tetap produktif. 


Salah satunya mantan pejabat pemerintah yang kini sukses mengembangkan usaha peternakan.


Selain bidang peternakan, BKD juga memetakan berbagai minat usaha lain seperti pertanian, perdagangan, hingga usaha mandiri lainnya. 

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,6 di Cilacap tak Berpotensi Tsunami

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved