Banjir Semarang
Detik-detik Banjir di Kalibanteng Kulon Semarang: Datang Selepas Magrib, Seragam Tak Terselamatkan
Banjir akibat amblesnya tanggul Sungai Cilandak menggenagi permukian di Kalibanteng Kulon Semarang. Seragam sekolah hanyut dibawa banjir.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Banjir akibat amblesnya tanggul Sungai Cilandak memaksa sejumlah warga Kampung Jembawan, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barang, Kota Semarang, Jawa Tengah, mengungsi.
Wati (44), satu di antara korban banjir Semarang yang mengungsi, mengungkap detik-detik banjir menyapu permukiman.
Bahkan, perabot rumah, sepatu, dan seraga sekolah anak-anaknya ikut hanyut terbawa banjir.
Ditemui di tempat pengungsian, Wati yang ditemui bersama suaminya, Didik Praja (47), mengatakan, banjir terjadi pada Jumat (15/5/2026).
"Semua habis, dari seragam, baju, sepatu, semua."
"Sudah ndak bisa (diselamatkan) kena lumpur semua," kata Wati ditemui di area dapur umum lokasi pengungsian, Minggu (17/5/2026).
Baca juga: Hidup Bergantung Pompa Air Raksasa, Menteri PU Sebut Semarang Bisa Karam
Ibu tiga anak itu mengatakan, kedua anaknya sudah duduk di bangku sekolah.
Anak pertama, duduk di bangku Kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Sementara, anak kedua, duduk di bangku Taman Kanak-kanak.
Si bungsu masih balita.
Wati mengatakan, banjir Semarang di Kalibanteng Kulon datang selepas magrib.
Saat itu, dirinya baru pulang kerja dan sedang menyiapkan makan malam untuk anak-anaknya, di dapur rumah.
Namun, belum sempat makanan dihidangkan, air tiba-tiba masuk ke rumah dan terus meninggi.
Dalam waktu singkat, banjir mencapai dada orang dewasa.
| Jelang Lebaran, Sejumlah Perumahan di Semarang Kebanjiran. Perumahan Dinar Indah Kembali Tergenang |
|
|---|
| Banjir Lumpur Masuk Rumah Warga Perumahan Dinar Indah Semarang, Lebih dari 100 Orang Mengungsi |
|
|---|
| Banjir Jalan Pantura Kaligawe Berangsur Surut Bersamaan Kunjungan Wapres Gibran ke Semarang |
|
|---|
| Banjir Kaligawe Semarang Belum Surut, Pasien RSI Sultan Agung Harus Naik Perahu untuk Berobat |
|
|---|
| Hindari Jalan Pantura Kaligawe Semarang! Ketinggian Banjir Capai 90 Sentimeter, Sejumlah Truk Mogok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260517-korban-banjir-semarang-di-kalibanteng-kulon.jpg)