Jumat, 15 Mei 2026

Berita Jepara

Sapi Suro Terpilih sebagai Hewan Kurban Presiden Prabowo di Jepara, Blesteran Limousin dan Simmental

Sapi yang diberi nama Suro milik kakak beradik di Bangsri, Jepara, terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo di Iduladha 2026.

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Saiful Masum
SAPI SURO - Hasan memberi makan Suro di peternakan di Desa Banjaran RT 02 RW 12, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Kamis (14/5/2026). Sapi berbobot 1,07 ton itu terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo di Jepara untuk Iduladha 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Sapi yang diberi nama Suro milik kakak beradik asal Bangsri, Jepara, terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo di Iduladha 2026.
  • Sapi tersebut memiliki bobot 1,07 ton dan dibeli presiden seharga Rp115 juta.
  • Suro akan disembelih di hari H Iduladha 2026 di Masjid Al Iman Desa Kancilan, Kecamatan Kembang, Jepara.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Sapi bernama Suro milik kakak beradik Hasan (48) dan Suramat (45), warga Desa Banjaran RT 02 RW 12, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terpilih sebagai sapi kurban Presiden Prabowo di Iduladha 2026.

Sapi berbobot 1,07 ton itu merupakan blesteran Limousin dan Simmental.

Hasan mengatakan, Suro dibeli dari seorang peternak asal Kaliaman, Kecamatan Kembang, kabupaten Jepara, tiga tahun lalu seharga Rp37 juta.

Saat itu, Suro baru berumur kurang lebih 1 tahun 6 bulan.

Dua tahun menjalani perawatan, bobot Suro berkembang pesat. 

Bahkan, pada Iduladha 2025 lalu, bobot Suro sudah mencapai 960 kilogram atau 9,6 kuintal.

Baca juga: Beda Nasib dengan Ndholo Kusumo, Ponpes Al Anwar Jepara Batal Dibekukan, Yayasan Pilih Pecat AJ

Dengan bobot mendekati 1 ton, Suro masuk dalam kandidat hewan kurban Presiden Prabowo Subianto di Iduladha 2025. 

Sayang, tahun lalu, Suro gagal terpilih sebagai hewan kurban presiden.

"Usia sapi saat ini sekitar 4 tahun 6 bulan."

"Pemeliharaan sekitar 3 tahun, sekarang bobotnya 1.070 kilogram atau 1,07 ton, dimungkinkan bisa bertambah jadi 1,1 ton pas hari H penyembelihan," kata Hasan, Kamis (14/5/2026).

Hasan menyebut, Suro sempat mendapatkan treatmen khusus untuk menjaga kestabilan berat badan.

Suro menjalani diet untuk menjaga pola makan agar berat badannya tidak melonjak drastis.

Sebab, hal ini bisa membuat kaki sapi tidak mampu menopang berat badan berlebihan yang berpotensi membuat sapi tidak nyaman.

"Yang dilakukan hanya mengurangi jumlah asupan makanan. Berat badan sapi tetap bertambah, tapi pertambahannya kita tekan agar tidak berlebihan."

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved