Berita Kendal
Waspada Contraflow Pantura Kendal, Dua Kecelakaan Maut Tewaskan Warga Semarang dan Weleri
Dua pemotor tewas dalam kecelakaan tragis di Jalan Pantura Kendal, Senin (4/5). Polisi imbau pemudik waspada titik perbaikan jalan dan contraflow.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Dua orang pemotor meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan di Jalan Pantura Kendal.
- Mirisnya, kecelakaan itu terjadi dalam waktu yang hampir berdekatan meskipun berbeda lokasi pada Senin (4/5/2026) petang.
- Kecelakaan pertama terjadi di jalan arteri Kaliwungu, Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu. Sedangkan kecelakaan kedua terjadi di jalan Soekarno Hatta Pantura Cepiring Kecamatan Cepiring.
- Kedua korban meninggal dunia usai terlindas kendaraan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL – Jalur Pantura Kendal memakan korban jiwa dalam dua insiden kecelakaan maut yang terjadi hampir bersamaan pada Senin (4/5/2026) petang.
Dua pengendara sepeda motor meregang nyawa di lokasi berbeda setelah terlindas kendaraan berat di titik rawan perbaikan jalan.
Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Arteri Kaliwungu, Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu. Seorang pengendara motor Honda Vario bernomor polisi H 5998 SQ, Machum, warga Ngaliyan, Kota Semarang, menjadi korban tabrak lari.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M. Heru Ardiantoro, mengungkapkan insiden bermula saat korban melaju dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Semarang).
Sebuah kendaraan tak dikenal mencoba mendahului korban dari sisi kanan dengan jarak yang sangat sempit.
"Diduga saat mendahului tersebut terlalu mepet ke kiri dan menyerempet korban. Korban lalu terjatuh dan terlindas kendaraan itu. Kendaraan tersebut langsung melarikan diri," ujar Ipda Heru saat dikonfirmasi. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku tabrak lari tersebut.
Gagal Menyalip di Jalur Contraflow Cepiring
Tak berselang lama, maut kembali menjemput di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Cepiring. Agus Hartono, warga Montongsari, Weleri, tewas seketika setelah gagal menyalip sebuah truk trailer di area contraflow.
Baca juga: Pantura Kendal Macet Total Akibat Perbaikan Jalan: Polisi Terapkan Contraflow, Imbau Truk Masuk Tol
Kecelakaan ini melibatkan motor Honda Vario H 3759 BVD dengan truk trailer bernomor polisi B 9917 UEK yang dikemudikan Haryadi, warga Sukoharjo. Peristiwa ini terjadi di tengah pemberlakuan arus lawan arah (contraflow) akibat adanya perbaikan Jembatan Kali Bodri.
"Korban mencoba mendahului truk dari arah kiri. Diduga karena tidak dapat menguasai laju kendaraannya, korban terjatuh dan masuk ke kolong truk hingga tertabrak roda tengah kiri," jelas Heru.
Imbauan Keamanan di Titik Perbaikan Jalan
Rentetan kecelakaan ini menyoroti tingginya risiko kecelakaan di jalur Pantura, terutama pada titik-titik penyempitan jalan akibat proyek infrastruktur. Berdasarkan data kepolisian, faktor gagal menyalip dan kurangnya kewaspadaan di jalur kiri menjadi pemicu utama.
Ipda Heru mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kesabaran dan kehati-hatian, mengingat saat ini terdapat beberapa titik perbaikan jalan di sepanjang Pantura Kendal yang memicu kemacetan dan perubahan arus.
"Tetap utamakan keselamatan dalam berkendara. Jangan memaksakan menyalip jika ruang tidak tersedia, terutama di jalur perbaikan jalan," tegasnya. (ags)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260505-kecelakaan-pantura-kendal.jpg)