Senin, 4 Mei 2026

Berita Pati

Libur Melaut Gara-gara Tak Kuat Beli BBM, Ribuan Nelayan Pati Tuntut Harga BBM Khusus Perikanan

Seribuan orang mengikuti demo nelayan Pati di alun-alun, Senin. Mereka menuntut harga khusus BBM untuk sektor perikanan.

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Mazka Hauzan Naufal
DEMO NELAYAN PATI - Nelayan membentangkan spanduk saat berujung rasa di Alun-alun Pati, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026). Demo nelayan Pati ini menuntut harga khusus BBM untuk sektor perikanan. 

Ringkasan Berita:
  • Seribuan nelayan mengikuti demo di Alun-alun Pati menuntut harga khusus BBM untuk sektor perikanan.
  • Demo nelayan Pati ini menuntut harga BBM nonsubsidi untuk sektor perikanan di angka Rp10 ribu-Rp13.600 per liter.
  • Plt Bupati Pati berjanji mengawal aspirasi nelayan pati ke pemerintah pusat.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Deru knalpot sepeda motor berpadu suara musik dari pengeras suara ukuran besar yang dibawa truk mengiringi kedatangan massa ke Alun-alun Pati, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026) pagi.

Mereka merupakan nelayan Pati yang memprotes kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi.

Ribuan nelayan dari berbagai paguyuban itu mendesak pemerintah segera menetapkan regulasi harga BBM industri khusus bagi kapal perikanan tangkap di atas 30 Gross Ton (GT).

"Kapal Kami Bukan Tesla! Solar Mahal Nelayan Mati!" Begitu bunyi satu di antara spanduk besar yang dipasang nelayan di Alun-alun Pati.

Dalam orasinya, Ketua Paguyuban Mitra Nelayan Sejahtera, Eko Budiyono mengatakan, harga BBM industri saat ini telah mencekik operasional nelayan. 

Baca juga: 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan Pati, Kapolres Pastikan Tak Ada Tongkat dan Senjata Api

Ia menegaskan, nelayan memiliki peran vital dalam program ketahanan pangan nasional, namun kenaikan harga bahan bakar membuat banyak kapal tidak sanggup melaut.

Menurutnya, harga solar industri yang menyentuh Rp26 ribu hingga Rp30 ribu per liter membuat mayoritas kapal nelayan di Pati tak bisa berangkat melaut.

"Kami menuntut pemerintah menetapkan harga BBM khusus di kisaran Rp10.000 hingga Rp13.600 per liter, atau maksimal dua kali lipat dari harga solar subsidi saat ini, demi menjamin keberlanjutan sektor perikanan," ucap Eko Budiyono.

Dia menegaskan, jika tuntutan ini tak dipenuhi, nelayan akan menggelar unjuk rasa besar-besaran di Jakarta.

Janji Plt Bupati Pati

Aksi demo nelayan Pati ini mendapat perhatian dari Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.

Chandra menemui langsung massa dan menyatakan dukungannya atas aksi nelayan Pati.

Dia mengungkapkan, Pemkab Pati telah melakukan langkah proaktif dengan mendatangi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Senin (27/4/2026) pekan lalu.

"Kami menyadari, harga BBM saat ini sangat memberatkan nelayan."

"Tanpa diminta pun, saya sudah menghadap ke KKP agar nelayan Pati mendapatkan harga subsidi yang layak supaya bisa kembali melaut," ujar Chandra dalam orasinya.

Baca juga: Botok dan Teguh AMPB Kini Bakal Gelar Demo Lagi di Polresta Pati, Bawa Isu Agraria

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved