Minggu, 26 April 2026

Haji 2026

Demi Keselamatan Jemaah, Sopir Bus Pengantar Calon Haji Batang Jalani Tes Kesehatan

Sopir bus pengantar jemaah calon haji 2026 asal Batang menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum ke Asrama Haji Donohudan.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Dok Dinkes Batang
CEK KESEHATAN - Sopir bus menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengantar jemaah calon haji ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, di Pendopo Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (26/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sopir bus pengantar jemaah calon haji 2026 dari Kabupaten Batang menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengantar jemaah ke Asrama Haji Donohudan.
  • Mereka menjalani pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, dan kondisi umum lain untuk memastikan tubuh fit dan prima.
  • Hari ini, Pemkab Batang melepas 707 jemaah calon haji 2026 dalam dua kloter.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG – Sopir dan kru bus pengantar rombongan jemaah calon haji 2026 dari Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menjalani pemeriksaan sebelum membawa rombongan ke Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu (25/4/2026) tengah malam.

Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang mengecek suhu tubuh, tekanan darah, serta kondisi umum lain untuk memastikan sopir bus pengantar calon haji 2026 sehat dan fit.

Cek kesehatan bagi sopir bus pengantar jemaah calon haji ini bertujuan memastikan perjalan ke Asrama Haji Donohudan aman dan lancar.

Apalagi, mereka harus menempuh perjalanan minimal empat jam.

Pemeriksaan dilakukan di Pendopo Kabupaten Batang.

Baca juga: Jerat Cinta Semu Medsos Sasar Pelajar SMP di Batang, Polisi: 7 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual

Kepala Dinas Kesehatan Batang, Ida Susilaksmi mengatakan, pemeriksaan tersebut menjadi langkah penting guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan yang dapat membahayakan perjalanan jemaah selama di perjalanan.

"Pengemudi memiliki peran vital dalam perjalanan haji."

"Karena itu, kami memastikan mereka benar-benar dalam kondisi sehat dan prima sebelum membawa jemaah menuju Embarkasi Donohudan," kata Ida, Minggu (26/4/2026). 

Menurutnya, perjalanan menuju embarkasi membutuhkan konsentrasi tinggi dan kondisi tubuh yang stabil. 

Karena itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini agar para pengemudi tetap fokus dan tidak mengalami gangguan kesehatan di tengah perjalanan.

Selain pemeriksaan kesehatan, para sopir juga diingatkan untuk menjaga pola istirahat, mencukupi kebutuhan cairan tubuh dan menghindari kelelahan sebelum bertugas.

Salah satu sopir bus, Muji Suharjo mengaku bersyukur hasil pemeriksaan menunjukkan kondisinya dalam keadaan baik dan siap bertugas mengantar jemaah calon haji 2026 dari Batang.

"Alhamdulillah hasil pemeriksaannya baik. Tensi normal, suhu tubuh juga aman."

"Kami memang harus menjaga stamina dan cukup istirahat supaya perjalanan tetap aman dan nyaman bagi jemaah," ujarnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved