Berita Wonosobo
Pulang Beli Pertalite, Warga Sapuran Wonosobo Ditangkap Polisi. Kedapatan Timbun BBM Subsidi
Warga Sapuran Wonosobo ditangkap Polisi sepulang dari membeli Pertalite. BBM subsidi itu bukannya digunakan kendaraan pribadi tetapi dijual lagi.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Seorang pria berinisial S (61) diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo, Jawa Tengah, atas dugaan penimbunan BBM subsidi jenis Pertalite.
S membeli dan menimbun Pertalite untuk dijual kembali.
Kasus ini terungkap saat anggota Unit II Satreskrim Polres Wonosobo melaksanakan patroli rutin pada Jumat (10/4/2026), sekitar pukul 15.25 WIB, di SPBU di jalur Wonosobo-Purworejo.
Patroli yang dipimpin Kanit II Satreskrim Polres Wonosobo Ipda Andre Marco Julianto dan beranggotakan enam anggota itu mencurigai sebuah kendaraan Daihatsu Xenia berwarna silver yang datang tanpa pelat nomor belakang.
Pelat nomor hanya dipasang di depan dengan angka AA 1023 UZ.
"Petugas kemudian melakukan pembuntutan hingga kendaraan tersebut tiba di rumah pengemudi," ucapnya, Rabu (22/4/2026).
Baca juga: Jejak Kaki Bongkar Pencurian Sembako Rp526 Juta di Selomerto Wonosobo
Diketahui, rumah pengemudi berada di Dusun Gedangan, Desa Pacekelan, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo.
Saat dilakukan pemeriksaan, kendaraan milik S ditemukan telah dimodifikasi pada bagian tangki, diduga untuk menampung BBM dalam jumlah lebih besar.
Selain itu, petugas juga menemukan selang berwarna hijau sepanjang kurang lebih dua meter yang digunakan untuk menyedot BBM dari tangki ke jeriken.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membeli Pertalite subsidi sebanyak dua kali di wilayah Wonosobo.
Masing-masing Pertalite yang dibelinya senilai Rp350.000 atau sekitar 35 liter per transaksi.
Total pembelian mencapai sekitar 70 liter yang kemudian dipindahkan ke tiga jeriken berkapasitas sekitar 35 liter untuk dijual kembali secara eceran di rumahnya.
"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan membeli BBM subsidi jenis Pertalite menggunakan barcode kendaraan berbeda."
"Kemudian, BBM tersebut dipindahkan ke jeriken untuk diperjualbelikan kembali secara eceran di rumahnya," jelas Ipda Andre Marco Julianto.
Baca juga: PAD Belum Optimal, DPRD Wonosobo Desak Digitalisasi Pajak dan Benahi 14 Rapor Merah Daerah
| Rayakan Hari Kartini, Puluhan Perempuan di Wonosobo Tanam Ribuan Pohon demi Selamatkan DAS Serayu |
|
|---|
| PAD Belum Optimal, DPRD Wonosobo Desak Digitalisasi Pajak dan Benahi 14 Rapor Merah Daerah |
|
|---|
| Dua Rumah di Sapuran Wonosobo Hanguskan Terbakar, Kerugian Capai Rp 400 Juta |
|
|---|
| Sinergi 32 Perusahaan: Strategi Wonosobo Atasi Krisis Mata Air Lewat Konservasi Terpadu |
|
|---|
| Pohon Besar Tumbang di Kalikajar Wonosobo, Sejumlah Pemotor Nekat Gotong Kendaraan Demi Melintas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260422-barang-bukti-pertalite-yang-ditimbun-warga-wonosobo.jpg)