Semarang
Disdag Semarang Layangkan 3 SP Sita Lapak Mangkrak di Pasar Johar
Pemkot Semarang mulai menyita kios kosong di Pasar Johar lewat 3 surat peringatan untuk menekan kebocoran retribusi miliaran rupiah.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo
Pada tahun 2025, dari target retribusi pasar sebesar Rp40 miliar, Pemkot Semarang hanya mampu mengantongi realisasi sebesar Rp23 miliar.
"Bayangkan target 40 miliar, masuknya 23. Berarti kan rugi hampir separuh," keluh Amoy membeberkan kebocoran anggaran.
Tidak ingin kecolongan lagi, Disdag mematok target ambisius sebesar Rp101 miliar untuk tahun 2026 dan seterusnya.
Angka ini diklaim bukan sekadar menaikkan tarif, melainkan hasil optimalisasi penarikan retribusi sesuai Peraturan Daerah (Perda).
Pasalnya, selama ini banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membayar retribusi seenaknya, jauh dari tarif resmi yang seharusnya dihitung Rp900 hingga Rp1.000 per meter persegi.
Ke depan, wajah pengelolaan Pasar Johar akan dirombak total menuju era digital.
Pemkot Semarang tengah menyiapkan sistem pembayaran non-tunai (auto debit) untuk mencegah pungutan liar (pungli), didukung dengan sistem pangkalan data yang terintegrasi.
"Ke depan, misalnya buka data Pasar Johar, nomor kios bisa langsung diketahui punya siapa dan jualannya apa," pungkasnya memastikan transparansi. (idy)
| Tali Pusar Terputus Paksa, Mayat Bayi Gegerkan Warga Bancak |
|
|---|
| Ngeri! CCTV Rekam Laka Maut Scoopy vs Supra di Simpang Milo Semarang |
|
|---|
| Kisah Pilu Anak Penjual Kerupuk Korban Laka Maut Simpang Milo Semarang |
|
|---|
| Wali Kota Agustina Gebrak Meja, Kursi Panas Tiga Bos BUMD Raksasa Semarang Langsung Digoyang |
|
|---|
| Antisipasi Keracunan, Petugas Makan Bergizi Gratis di Semarang Dilatih Keamanan Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260412-penertiban-kios-mangkrak-pasar-johar.jpg)