Berita Jateng
Bukan Mitos, Penyebab Jalur Tengkorak Parakan - Kertek Wonosobo Rawan Kecelakaan
Faktor geografis menjadi penyebab utama tingginya risiko kecelakaan di jalur Kertek-Parakan
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
“Supaya pengereman tidak terlalu terbebani, bisa terbantu dengan engine brake dari mesin,” jelasnya.
Jika hanya mengandalkan rem, terutama dalam kondisi jalan panjang dan menurun, sistem pengereman berisiko panas dan kehilangan fungsi.
Lebih lanjut disampaikannya, kecelakaan di jalur ini justru sering terjadi saat kondisi lalu lintas tidak begitu padat.
Berdasarkan pengamatan kepolisian, banyak insiden terjadi pada waktu dini hari, malam, atau pagi hari ketika arus kendaraan relatif lengang.
Dalam kondisi tersebut, sebagian pengemudi cenderung merasa lebih aman dan mengabaikan teknik berkendara yang seharusnya diterapkan.
Akibatnya, potensi kecelakaan justru meningkat, terutama bagi kendaraan bermuatan berat.
Dari sisi infrastruktur, jalur penyelamat atau escape lane di kawasan tersebut masih terbatas.
“Sementara di kita hanya ada satu jalur penyelamat di Prumbanan, sama pagar penahan kecelakaan atau istilahnya benteng takeshi yang di bawah simpang empat Kertek itu,” ungkapnya.
Jumlah tersebut dinilai belum memadai untuk mengantisipasi kendaraan yang mengalami gangguan pengereman di sepanjang jalur turunan.
Selain itu, belum adanya pos pengawasan permanen di jalur atas juga menjadi kendala dalam melakukan pengendalian kendaraan berat sejak awal.
Padahal, di area tersebut dinilai cukup luas dan memungkinkan untuk dijadikan titik pemeriksaan maupun tempat istirahat kendaraan.
Untuk menekan angka kecelakaan, Satlantas Polres Wonosobo mendorong langkah pencegahan dilakukan sejak kendaraan memasuki jalur turunan.
Baca juga: Penempatan 3 PPPK di Tiap Kopdes Merah Putih, Pemkab Kudus sudah Setor Nama
Salah satu opsi yang diusulkan adalah pembangunan jembatan timbang untuk mengontrol muatan kendaraan.
“Kalau muatan melebihi kapasitas, kita bisa tahan dulu. Karena itu turunan panjang, beban pengereman akan bertambah,” katanya.
Edukasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kecelakaan-kertek-WONOSOBO-lagi.jpg)