Senin, 8 Juni 2026

Berita Semarang

Pembatasan Medsos Anak, Psikolog SCU: Perlu, tapi Penguatan Kontrol Diri Lebih Penting

Menurutnya, orang tua tidak cukup hanya “membangun pagar tinggi”, tetapi harus mengajarkan anak bagaimana cara mengelola taman tersebut dengan baik.

Tayang:
ISTIMEWA/istimewa
PEMBATASAN MEDSOS ANAK - Guru besar Fakultas psikologi Soegijaprana Catholic University (SCU), Prof. Dr. Christin Wibhowo, M.Si.,Psikolog. 

Penggunaan media sosial yang sehat, lanjutnya, dapat dilihat dari dampaknya terhadap kehidupan anak.

Jika hubungan sosial semakin baik, tidak terlibat perundungan, serta prestasi dan relasi tetap terjaga, maka penggunaan tersebut masih dalam batas wajar.

Baca juga: Cilacap Masuk Daerah KLB: Dinkes KB Banyumas Waspadai Peningkatan Kasus Campak

Sebaliknya, jika media sosial justru menurunkan kualitas hubungan dan kesejahteraan anak, maka perlu dilakukan evaluasi.

Ia menambahkan, media sosial juga dapat dimanfaatkan secara positif, seperti untuk menjaga komunikasi, membangun relasi, hingga mengembangkan citra diri secara sehat.

Pada akhirnya, ia menegaskan bahwa pembatasan tetap diperlukan, tetapi harus diiringi dengan edukasi dan pendampingan.

“Peran orang tua bukan sekadar membatasi, tetapi memberikan arah dan ‘kompas’ agar anak mampu mengelola dirinya di dunia digital,” pungkasnya. (arl)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved