Rabu, 6 Mei 2026

Berita Jateng

Aneh Tiga Kepala OPD di Batang Dilantik Bernama Sama, Budi

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, melantik tiga pejabat yang sama - sama memiliki nama depan Budi

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Tito Isna Utama
PELANTIKAN - Bupati Batang, M Faiz Kurniawan saat menandatangi pelantikan pejabat tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, Rabu (1/4/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG – Momen pelantikan pejabat tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, menghadirkan suasana unik sekaligus penuh pesan tegas, Rabu (1/4/2026). 


Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, melantik tiga pejabat yang sama - sama memiliki nama depan Budi, sekaligus menegaskan komitmennya terhadap sistem merit dan integritas tanpa kompromi.


Pelantikan yang digelar di Aula Kantor Bupati Batang itu menetapkan Budiyono sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Budi Santoso sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Imam Budiono sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Batang secara definitif.


Bupati Batang, mengingat pelajaran membaca saat duduk di bangku sekolah dasar.


“Dulu kita belajar membaca ‘ini Budi’. Hari ini yang dilantik ada tiga Budi: Budiono, Budi Santoso, dan Budiyono,” kata Bupati Batang kepada Tribunjateng, Rabu (1/4/2026). 


Namun di balik candaan tersebut, Faiz menegaskan bahwa proses seleksi pejabat dilakukan secara objektif dan profesional melalui panitia seleksi (pansel). 


Ia bahkan mengaku tidak mengenal secara personal para pejabat yang dilantik.


“Ini betul-betul berdasarkan nilai. Saya tidak kenal satu per satu yang dilantik. Semua hasil pansel,” jelasnya. 


Lebih dari sekadar pelantikan, Faiz menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. 


Ia mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja maksimal dalam melayani masyarakat.

Baca juga: Pemkab Banyumas Kaji Kebijakan WFH tiap Hari Jumat bagi ASN


“Tidak semua orang mendapat kesempatan menjadi pejabat. Maka jalankan tugas sebaik mungkin untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya. 


Ia juga mengeluarkan peringatan keras terkait potensi pelanggaran hukum di lingkungan birokrasi.


“Ini bukan lagi sekadar imbauan. Jika saya menemukan penyimpangan, akan ditindak tegas dan dibawa ke jalur hukum,” jelasnya. 


Kepada ASN yang belum berhasil dalam seleksi jabatan tinggi pratama, Faiz meminta agar tidak berkecil hati. 


Ia menekankan bahwa kesempatan masih terbuka luas di masa mendatang.


“Jangan patah semangat. Masa depan ditentukan oleh usaha bapak ibu sendiri, bukan oleh saya atau pejabat lainnya,” tutupnya. (Ito) 

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved