Berita Jateng
Volume Kendaraan di Tol Batang-Semarang Masih Tinggi, Diskon Tarif Tol 23 Persen Masih Berlaku
Volume kendaraan di Tol Batang-Semarang masih tinggi di hari H Lebaran 2026. Itu sebabnya, diskon tarif tol masih diberikan.
Ringkasan Berita:
- Peningkatan volume kendaraan di Tol Batang-Semarang masih terasa hingga hari H Lebaran 2026.
- Itu sebabnya, pengelola Tol Batang-Semarang masih memberlakukan diskon tarif tol 23 persen.
- Periode arus mudik Lebaran 2026, peningkatan kendaraan mencapai lebih dari 100 persen dibanding hari biasa.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Volume kendaraan di jalan tol Trans Jawa masih terlihat hingga hari H Lebaran 2026.
Itu sebabnya, pengelola tol masih menerapkan diskon tarif tol 23 persen di Tol Batang-Semarang.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengungkapkan, kendaraan yang melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju wilayah timur Trans Jawa mencapai 661.258 kendaraan pada periode H-10 hingga H-1 Lebaran 2026 atau 11–20 Maret 2026.
Jumlah tersebut meningkat 131,87 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 285.185 kendaraan.
Baca juga: Sistem Satu Arah dari Tol Kalikangkung Hingga Salatiga, Kendaraan Pemudik Mencapai 3000 Per Jam
Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo menyampaikan, pada shift I Sabtu (21/3/2026), tercatat 19.254 kendaraan melintas menuju arah timur melalui GT Cikampek Utama.
Jumlah tersebut meningkat 55,15 persen dari kondisi normal sebanyak 12.410 kendaraan.
"Untuk mengupayakan kelancaran arus lalu lintas tersebut, JTT bersama kepolisian sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari KM 47 hingga KM 70 arah Cikampek di Ruas Tol Jakarta–Cikampek atas diskresi kepolisian," kata Ria, Sabtu (21/3/2026).
Diskon 23 Persen
Ria menjelaskan, antusiasme masyarakat yang melakukan perjalanan menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat.
Karena itu, diskon tarif tol sebesar 23 persen masih berlaku hingga akhir Maret mendatang.
"Potongan tarif tol sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di Ruas Tol Batang–Semarang masih diberlakukan sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026."
"Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan lalu lintas sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan," ujarnya.
Sebaliknya, kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama mengalami penurunan.
Tercatat, hanya 176.065 kendaraan, turun 36,08 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 275.445 kendaraan.
Baca juga: Diskon Tarif Tol Semarang-Batang Mudik Lebaran Diberikan dalam 3 Periode, Potongan Hingga 46 Persen
Peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah, berikut rinciannya:
| Rekam Polwan Senior di Kamar Mandi, Polisi Polda Jateng Disanksi Turun Jabatan 11 Tahun |
|
|---|
| Alokasi TKD Jateng Turun Rp1,5 Miliar, DAK Fisik untuk Sarana Sekolah dan Rumah Sakit Jadi Nol |
|
|---|
| 20 dari 1000 Remaja di Jateng Melahirkan di Usia 15-19 Tahun, Terbanyak di Wonosobo dan Purbalingga |
|
|---|
| Hiace Tabrak Truk di Tol Semarang Solo, 2 Orang Meninggal Termasuk Sopir |
|
|---|
| Alasan Pelatih PSIS Mundur di Tengah Ancaman Degradasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Arus-balik-Lebaran-2025-mulai-terlihat-di-Gerbang-Tol-Kalikangkung-Semarang-Rabu-242025.jpg)