Rabu, 15 April 2026

Berita Semarang

Takbir Keliling di Kauman Semarang Meriah, Warga Rela Menunggu Hingga Pesta Kembang Api Selesai

Pesta kembang api di akhir kegiatan takbir keliling di Kota semarang, Jumat malam, jadi daya tarik warga.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Idayatul Rohmah
PESTA KEMBANG API - Pesta kembang api menjadi rangkaian penutup takbir keliling di Masjid Agung Semarang, Jumat (20/3/2026) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Ratusan warga mulai memadati kawasan Alun-alun Kauman dekat Pasar Johar, Kota Semarang, Jawa Tengah, seusai salat Isya, Jumat (20/3/2026) malam.

Mereka datang untuk menyaksikan arak-arakan takbir keliling yang melintasi Jalan Kauman, Wahid Hasyim/Kranggan, Depok, hingga kembali ke kawasan alun-alun.

Pawai ini diikuti kendaraan hias.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang rela mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga akhir.

Satu di antaranya, Ayasha (18), warga Kauman yang datang bersama lima anggota keluarganya untuk menikmati malam takbiran.

Baca juga: Tangkal Dampak Negatif Medsos, DPRD Kota Semarang Godok Regulasi Penggunaan Gawai bagi Pelajar

Ia mengaku mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga penutup berupa pesta kembang api

"Tadi, dari awal sampai akhir ikut, mulai pembukaan, takbir keliling muter di sekitar Gajahmada, Kauman, dan sekitarnya."

"Terus, terakhir ditutup pesta kembang api," kata Ayasha saat menyaksikan pesta kembang api di Aloon-Aloon Kauman.

Menurut Ayasha, malam takbiran di kawasan Kauman selalu menjadi momen yang ditunggu setiap tahun oleh warga.

Selain menjadi tradisi di akhir Ramadan, kegiatan ini juga menghadirkan suasana kebersamaan yang khas.

"Ini kan setahun sekali, jadi pasti ditunggu. Antusias warga juga banyak banget yang mau lihat," ungkapnya.

Ia menilai, kemeriahan takbir keliling semakin terasa dengan adanya kreativitas warga yang menampilkan berbagai hiasan selama pawai berlangsung.

Namun, kehadiran pesta kembang api menjadi pembeda utama pada perayaan tahun ini.

"Yang berkesan itu muter, takbir keliling, lihat kreasi warga, sama pesta kembang api. Itu yang paling membedakan," tambahnya.

Meski menikmati kemeriahan malam takbiran, Ayasha mengaku tetap menantikan momen utama Idulfitri bersama keluarga.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved