Jumat, 8 Mei 2026

Berita Semarang

Takbir Keliling di Kauman Semarang Meriah, Warga Rela Menunggu Hingga Pesta Kembang Api Selesai

Pesta kembang api di akhir kegiatan takbir keliling di Kota semarang, Jumat malam, jadi daya tarik warga.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Idayatul Rohmah
PESTA KEMBANG API - Pesta kembang api menjadi rangkaian penutup takbir keliling di Masjid Agung Semarang, Jumat (20/3/2026) malam. 

"Kalau saya, yang paling ditunggu-tunggu salat Id sama makan opor bareng keluarga," ucapnya. 

Warga lain, Dewi Risma (31), tampak menyaksikan pawai takbir keliling dari Jalan Pemuda.

"Saya pilih di sini karena sudah pasti dilalui arak-arakan, jadi enggak perlu ke mana-mana," tuturnya.

Ia menilai, takbir keliling tahun ini terasa lebih menarik dibanding sebelumnya.

Variasi arak-arakan yang ditampilkan serta tambahan pesta kembang api membuat suasana semakin semarak.

"Tadi lihat arak-arakan sama kembang api. Lebih variatif, jadi seru ditonton," katanya.

Dewi datang bersama suami dan anaknya.

Baca juga: Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Ledakan di Tambakrejo Semarang, Ini Sosok Pembeli Obat Mercon

Baginya, malam takbiran menjadi momen berkumpul sekaligus mengenalkan tradisi kepada keluarga.

"Seru, apalagi bisa nonton bareng keluarga. Ini kan setahun sekali," tambahnya.

Di balik kemeriahan tersebut, ia juga memaknai Idulfitri sebagai momen kembali ke fitrah setelah menjalani Ramadan.

"Lebaran itu kembali ke fitrah. Jadi bukan cuma ramai-ramai, tapi juga ada maknanya," ujarnya.

Pesta Kembang Api Jadi Pembeda

Sementara itu, Ketua Ikatan Remaja Masjid Agung Kauman Semarang, Azka Fajril Qirom menjelaskan, takbir keliling ini digelar semarak dengan kehadiran berbagai kendaraan hias yang ditampilkan oleh musala-musala di sekitar Masjid Kauman.

Kendaraan hias itu menghadirkan ragam miniatur seperti masjid, replika unta, serta ornamen lampu warna-warni akan menghiasi kendaraan, mulai dari mobil pikap hingga gerobak dorong.

Dia menambahkan, takbir keliling di Masjid Kauman menjadi agenda khas yang tidak diselenggarakan oleh masjid besar lain di Semarang

Adapun pesta kembang api menjadi pembeda dibandingkan tahun lalu, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

"Tahun ini, perbedaannya ada pesta kembang api ini," jelas Azka. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved