Rabu, 22 April 2026

Berita Jateng

Ada Apa dengan Jawa Tengah, Beruntun 3 Bupati Kena OTT KPK

Ia menduga, banyak kepala daerah tersebut masih banyak bermain soal jual-beli proyek dan jual-beli jabatan.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
BUPATI CILACAP KENA OTT - Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman, saat keluar dari Gedung Satreskrim Polresta Banyumas setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar lima jam, Jumat (13/3/2026) malam. 

Sebagaimana diberitakan, KPK telah menangkap tiga bupati di Jawa Tengah selama Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kurun Januari hingga Maret 2026.

Para bupati tersebut meliputi eks Bupati Pati Sudewo yang ditangkap KPK dalam OTT pada Senin, 19 Januari 2026 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Sudewo ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa dan suap proyek pembangunan/pemeliharaan jalur kereta api, dengan barang bukti uang miliaran rupiah.

Bupati kedua yakni eks Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ditangkap KPK pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026.
Fadia  ditangkap KPK dalam OTT di wilayah Semarang, Jawa Tengah, terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan.

Bupati Ketiga, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam kegiatan OTT) KPK pada Jumat (13/3/2026). Kasus ini masih dalam penyelidikan KPK.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebelumnya telah memberikan intruksi kepada para kepala daerah agar jangan sekali-kali menyalahgunakan wewenang. (Iwn)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved