Sabtu, 11 April 2026

Berita Jateng

Kisah Hari Warga Binaan Lapas Tegal Diberi Kesempatan Buka Bersama Keluarga

Melalui kegiatan tersebut, harapannya warga binaan mendapat dukungan penuh khususnya dari keluarga supaya benar-benar berubah lebih baik

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Desta Leila Kartika
BUKA BERSAMA: Lembaga Pemasyarakatan Kelas llB Slawi Kabupaten Tegal menggelar kegiatan buka puasa bersama petugas, warga binaan dan keluarga warga binaan, pada Jumat (13/3/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL- Lembaga Pemasyarakatan Kelas llB Slawi Kabupaten Tegal menggelar kegiatan buka puasa bersama petugas, warga binaan dan keluarga warga binaan, pada Jumat (13/3/2026). 


Bulan Suci Ramadan menjadi berkah tersendiri khususnya bagi warga binaan karena menjadi momentum bertemu dengan keluarga tercinta. 


Inilah yang dirasakan warga binaan asal Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal bernama Pendi. 


Pendi mengaku sangat senang, bahagia dan terharu karena bisa bertemu bahkan buka puasa bersama dengan istri, anak, menantu dan cucunya. 


"Saya sangat bahagia sekali dan terharu karena bisa buka puasa bersama keluarga. Saya sudah menjalani masa hukuman 14 bulan," ujar Pendi, pada Tribunjateng.com. 


Menurut Pendi, dirinya dikenai masa hukuman selama 2,5 tahun dan saat ini sudah menjalani kurang lebih 14 bulan. 


Selama menjalani ibadah puasa, Pendi mengaku suasananya tidak begitu terasa seperti sedang berada di Lapas. 


Mengingat banyak kegiatan yang dilakukan dan Lapas yang begitu luas sehingga dirinya banyak beraktivitas. 


"Ini momen pertama saya buka bersama dengan keluarga. Ya pokoknya bahagia sekali," kata Pendi. 


Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Slawi Edi Kuhen menjelaskan, kegiatan buka bersama dengan warga binaan dan keluarga warga binaan rutin terselenggara setiap tahun saat Ramadan. 

Baca juga: Gelombang PHK di Banyumas Berlanjut, Ribuan Karyawan Diputus Kerja Sejak Pandemi


Melalui kegiatan tersebut, harapannya warga binaan mendapat dukungan penuh khususnya dari keluarga supaya benar-benar berubah lebih baik, bertobat dan bermanfaat untuk masyarakat ketika nantinya kembali ke lingkungan. 


"Warga binaan yang keluarganya datang ke sini untuk buka bersama sebanyak 50 warga binaan wilayah sekitar Lapas. Kegiatannya selain buka bersama juga ada tausiah, renungan, saling curhat, dan hiburan musik religi dari warga binaan," jelas Edi Kuhen. 


Diterangkan Edi Kuhen, 50 warga binaan yang mendapat kesempatan bertemu dan buka bersama keluarga merupakan mereka yang berkelakuan baik dan sudah menjalani tahap pembinaan di Lapas. 


Selain itu berperan aktif dalam pembinaan Lapas, program ketahanan pangan, pertanian dan lainnya. 


"Total warga binaan Lapas Kelas llB Slawi saat ini sebanyak 421 orang. Kebanyakan terjerat kasus kriminal seperti pelecehan, pencurian dan kekerasan. Ada juga kasus narkoba pindahan dari lapas lain," ungkap Edi Kuhen. (dta) 

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved