Minggu, 3 Mei 2026

KPK OTT di Pekalongan

Bupatinya Kena OTT KPK, Warga Kabupaten Pekalongan Berharap Perbaikan Jalan Tak Terpengaruh

Warga Pekalongan berharap, penangkapan Bupati Fadia dalam OTT KPK tak menghentikan pembangunan, terutama perbaikan jalan.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Dok Prokompim Kabupaten Pekalongan
REFLEKSI SATU TAHUN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (tengah) memberi sambutan saat refleksi satu kepemimpinan Fadia-Sukirman, di pendopo Bupati Pekalongan, Rabu (25/2/2026). Warga Pekalongan mengaku kaget atas penangkapan Bupati Fadia dalam OTT KPK. Mereka berharap, penangkapan ini tak memengaruhi pembangunan yang berjalan, khususnya perbaikan jalan. 

Ringkasan Berita:
  • Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT KPK mengagetkan warga.
  • Mereka berharap, penangkapan kepala daerah ini tak memengaruhi pembangunan daerah.
  • Mereka tetap berharap, infrastruktur tetap jadi prioritas pembangunan, terutama perbaikan jalan.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Kabar Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (3/3/2026), mengejutkan sebagian warga.

Mereka pun menyayangkan penangkapan kepala daerahnya lantaran menanti pembangunan wilayah.

Warga berharap, penangkapan Bupati Fadia tak mengganggu pembangunan fisik daerah, terutama perbaikan jalan.

Abdullah, warga Kecamatan Kesesi, mengaku mengetahui Bupati Fadia ditangkap KPK dari media sosial.

"Terus terang, kaget," ujar Abdullah saat ditemui, Rabu (4/3/2026).

"Katanya lihat di YouTube saja, ternyata memang ada OTT Bupati Pekalongan," katanya.

Baca juga: Duduk Perkara OTT Bupati Pekalongan Cs, Pengadaan Outsourcing di Dinas Diduga Dikondisikan

Saat diminta pendapat mengenai kinerja kepala daerah selama ini, Abdullah menilai secara umum terlihat baik dari luar. 

Namun, menurutnya, masih ada sejumlah pekerjaan rumah, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur.

"Kalau dari pandangan masyarakat, mungkin secara lahiriah bagus, ya."

"Tapi kalau pembangunan ada, cuma kurang," ungkapnya.

Ia menyoroti, kondisi jalan yang dinilai masih banyak mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan.

"Termasuk jalan, masih banyak jalan-jalan yang rusak, yang harus dibenahi."

"Intinya, untuk pembangunan ya sedikit kurang," tambahnya.

Meski demikian, Abdullah memastikan bahwa pelayanan pemerintahan di wilayahnya tetap berjalan normal pascakabar OTT Bupati Fadia.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved