Berita Jateng
Daftar Ruas Jalan Nasional di Jateng Sedang Diperbaiki, Potensi Macet saat Mudik?
Seluruh pekerjaan konstruksi ditargetkan dihentikan sementara mulai H-10 sebelum Lebaran
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Sejumlah ruas jalan nasional di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah diperbaiki menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Seluruh pekerjaan konstruksi ditargetkan dihentikan sementara mulai H-10 sebelum Lebaran guna memastikan kelancaran lalu lintas.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY, Iqbal Tamher mengatakan, penghentian sementara itu mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Korlantas Polri.
"Kita targetkan H-10 sebelum Lebaran semua kegiatan di ruas jalan nasional wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta sudah dihentikan sementara. Setelah itu, baru dilanjutkan kembali usai arus mudik dan balik," terang Iqbal, saat konferensi pers di kantor BBPJN Jateng - DIY, Jalan Soekarno - Hatta Karangjati, Jumat (27/2/2026) malam.
Dia menjelaskan, panjang jalan nasional di wilayah Jateng-DIY mencapai 1.888,69 kilometer (km), terdiri atas 1.581,45 km di Jateng dan 307,24 km di DIY.
Berdasarkan survei Semester II tahun 2025, tingkat kemantapan jalan nasional di Jateng-DIY mencapai 94,20 persen.
Rinciannya, Jawa Tengah sebesar 93,47 persen dan DIY sebesar 97,96 persen. Meski demikian, sejumlah ruas masih menjadi perhatian, terutama di jalur Pantai Utara (Pantura) dan sebagian Jalur Pantai Selatan (Pansela).
Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Kabupaten Jepara, Hari ke-10 Ramadan, Sabtu 28 Februari 2026
Terdapat lima paket pekerjaan besar di Pantura yang dibiayai melalui SBSN dengan kontrak multi years maupun single years. Paket tersebut meliputi Jalan Pemalang - Pekalongan sepanjang 9,71 km, Jalan Pekalongan - Batang - Plelen sepanjang 17 km.
"Pekalongan - Batang Plelen, kita kontrak pertengahan Januari karena hujan awal Januari. Itu teman-teman di lapangan juga pertengahan Januari sudah mulai penanganan dan bersyukur alhamdulillah sudah mulai tertangani walaupun lain belum tuntas. Ini targetnya 17 kilo memang," jelasnya.
Kemudian, lanjut Iqbal, perbaikan akan berlanjut ke Jalan Weleri - Kendal - Semarang sepanjang 12,67 km.
Di wilayah timur, Jalan Semarang - Demak - Kudus sepanjang 5 km, dan Jalan Kudus-Pati-Rembang sepanjang 14,37 km. Kemudian, arah Semarang - Demak - Kudus sepanjang 5 km. Sedangkan, Kudus - Pati - Rembang sepanjang 14,37 km.
"Mungkin sudah mulai macet ya mohon maaf karena mengganggu kenyamanan," ucapnya.
Adapun, di kawasan Kaligawe Semarang hingga Demak, dilakukan peninggian jalan untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi. Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah daerah dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.
Sepanjang 700 meter ruas Kaligawe arah Demak sudah dapat difungsikan dengan konstruksi rigid menjelang H-10. Sisa pekerjaan akan dilanjutkan setelah Lebaran hingga Terminal Terboyo dan arah Semarang.
"Nanti, setelah lebaran setelah H+10 baru kita lanjutkan lagi yang sisanya sampai di Terminal Terboyo," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/22012026-banjir-pati-di-jalan-pantura-banjir-jalan-pantura-pati.jpg)