Rabu, 15 April 2026

Berita Pekalongan

Perang Sarung Berujung Luka Serius di Sragi Pekalongan: Satu Pemuda Dibacok, Polisi Ringkus 6 Remaja

Tragis! Perang sarung di Sragi Pekalongan berubah jadi tawuran berdarah. Satu pemuda kena sabet celurit, 6 orang diamankan polisi.

Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Dok Kapolsek Srag
BARANG BUKTI - Sejumlah senjata tajam berupa celurit diamankan dari perang sarung di Jalan Desa Tegalsuruh-Bulaksari atau yang dikenal dengan Jalan Sogo, yang masuk wilayah Desa Sumublor, Kecamatan Sragi, Minggu (22/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Aksi tawuran yang diduga bermula dari perang sarung, antar kelompok remaja di wilayah Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, berujung insiden berdarah.
  • Seorang pemuda mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam dalam kejadian pada Minggu (22/2/2026) dini hari.
  • Kejadian bermula saat korban bersama sejumlah rekannya berkumpul dan diduga telah merencanakan tawuran perang sarung dengan kelompok lain.
  • Kedua kelompok sebelumnya telah saling berjanji untuk bertemu di lokasi tersebut.

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN – Fenomena perang sarung kembali memicu aksi kriminalitas berdarah di wilayah hukum Polres Pekalongan. 

Sebuah bentrokan antar kelompok remaja pecah di Jalan Desa Tegalsuruh-Bulaksari (Jalan Sogo), Kecamatan Sragi, Minggu (22/2/2026) dini hari, yang mengakibatkan seorang pemuda menderita luka bacok serius.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB ini bermula dari kesepakatan kedua kelompok untuk bertemu di lokasi kejadian.

Namun, alih-alih melakukan perang sarung konvensional, salah satu kelompok justru datang dengan membawa senjata tajam jenis parang, arit, dan celurit.

Kapolsek Sragi, AKP Turkhan, menjelaskan bahwa korban dan rekan-rekannya sempat menunggu di lokasi sebelum diserbu oleh kelompok lawan yang mengendarai sepeda motor.

Baca juga: Terpental Akibat Hempasan KA Gajayana, Pria 59 Tahun di Kebumen Lolos dari Maut di Jalur Kaligawe

"Tawuran tidak terhindarkan. Kelompok korban terdesak dan melarikan diri, namun satu orang terkena sabetan senjata tajam di bagian belakang kepala dan punggung," ungkap AKP Turkhan, Minggu sore.

diperiksa-sragi
PERIKSA SAKSI - Kapolsek Sragi AKP Turkhan saat melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang melakukan perang sarung di Jalan Desa Tegalsuruh-Bulaksari atau yang dikenal dengan Jalan Sogo, yang masuk wilayah Desa Sumublor, Kecamatan Sragi, Minggu (22/2/2026).

Warga yang mendengar kegaduhan segera menolong korban dan membawanya ke RSUD Kraton guna mendapatkan perawatan intensif.

Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk merespons kejadian ini.

Berdasarkan laporan orang tua korban, Polsek Sragi langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa senjata tajam yang digunakan merupakan milik salah satu pihak yang dipinjamkan kepada peserta tawuran lainnya.

Baca juga: PSIS Semarang Rombak Jantung Pertahanan, Duet Dutra-Ibrohim Jadi Tembok Hadapi Deltras FC

Enam Orang Diamankan

Hingga saat ini, polisi telah mengamankan enam orang terkait kasus tawuran remaja Sragi tersebut.

"Kami telah mengamankan 6 orang, yang terdiri dari dua pelaku utama dan empat saksi. Proses hukum saat ini sedang berjalan," tambah AKP Turkhan.

Para pelaku kini terancam hukuman berat dengan jeratan pasal berlapis, yakni Pasal 80 Ayat (1) UU Perlindungan Anak juncto Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

 Tawuran perang sarung Pekalongan ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan anak, terutama saat dini hari di bulan Ramadan.

Polsek Sragi memastikan akan terus menggencarkan patroli di titik-titik rawan guna mencegah aksi serupa terulang kembali demi menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. (dro)

Baca juga: Aksi Spontan Berbuntut Hukum: Warga Desa Palon Blora Dipolisikan Usai Rusak Jalan Cor

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved