Berita Jateng
Bukan Usulan Pemprov, 3.741 SPPG di Jateng Bakal Terima Motor Listrik dari BGN
BGN membeli sebanyak 21.801 unit motor listrik dua tipe meliputi tipe trail seharga Rp43,3 juta perunit dan tipe bebek seharga Rp41,7 juta
Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG -Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Jateng, AR Hanung Triyono mengungkap, sebanyak 3.741 dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Jateng belum menerima distribusi motor listrik dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun, ia memastikan setiap SPPG akan mendapatkan satu unit motor sesuai dengan progam yang ditetapkan BGN yakni pengadaan motor listrik bagi SPPG untuk menjangkau wilayah terpencil dan sulit diakses.
BGN membeli sebanyak 21.801 unit motor listrik dua tipe meliputi tipe trail seharga Rp43,3 juta perunit dan tipe bebek seharga Rp41,7 juta perunit.
"Saya belum dapat kabar (distribusi motor listrik bagi SPPG) dari BGN, yang pastinya setiap SPPG dapat satu kan," ujar Hanung, Senin (13/4/2026).
Ia menyebut, distribusi motor listrik bagi SPPG hingga pertengahan April ini belum ada informasi secara jelas. Ia menilai, hal itu terjadi karena belum ada kesiapan distribusi.
Baca juga: Preman Ormas Peras PKL Jalan Sunan Muria Kudus, Minta Rp 30 Juta hingga Korban Trauma
"Dari tim belum menginformasikan,
saya pikir kalau sudah ready pasti akan didistribusikan, sesuai plan-nya," katanya.
Fasilitas motor bagi SPPG, Hanung menegaskan motor listrik tersebut merupakan program pemerintah pusat. Pihaknya sama sekali tidak mengusulkan soal fasilitas bagi SPPG.
"Kami tidak ada usulan sama sekali. Semua dari pusat. Itu motor juga semua sama satu tipikal," jelasnya.
Penerima Manfaat Capai 9,3 juta Orang
Merujuk data BGN, Provinsi Jawa Tengah sejauh ini telah mendistribusikan MBG ke 96,98 persen dari total sasaran penerima manfaat hingga 27 Februari 2026.
Potensi penerima sasaran MBG di Jawa Tengah mencapai 9.639.459 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.348.898 orang telah menerima manfaat atau setara 96,98 persen.
Jumlah penerima manfaat itu terdiri atas 8.464.875 siswa TK hingga SMA, 93.045 ibu hamil, 204.305 ibu menyusui, serta 549.759 balita.
Jawa Tengah memiliki 3.741 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terdiri dari 34 SPPG TNI, 12 SPPG pondok pesantren, 3.628 SPPG mitra, dan 67 SPPG Polri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/dimas-trail-oke.jpg)