Berita Grobogan
2 Remaja di Grobogan Hilang Terseret Arus Sungai Tegowanu, Diduga Terpeleset saat Bermain
Dua remaja di Grobogan dilaporkan hilang tenggelam di sungai Tegowanu. Pencarian tim SAR gabungan memasuki hari kedua.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dua remaja dilaporkan tenggelam di sungai Dukuh Ngambleg, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (18/2/2026) sore.
Kedua korban diketahui bernama Levi Hengki Kurniawan (15) dan Adi Aryaguna (15).
Keduanya merupakan warga setempat.
Informasi yang diterima, keduanya tenggelam sekitar pukul 15.30 WIB.
Warga kemudian melaporkan ke perangkat desa dan dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang melalui Pos SAR Jepara pada pukul 18.00 WIB.
Baca juga: Tanggul Sungai Tuntang Jebol, Ratusan Rumah di Grobogan Terendam Jalan Nasional Putus
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono mengatakan, pihaknya mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Jepara pada pukul 18.10 WIB untuk melakukan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.
"Kami menerima informasi adanya dua remaja hanyut di sungai Dukuh Ngambleg dan langsung mengirimkan tim dari Pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian," ujar Budiono, Kamis (19/2/2026).
Berdasarkan keterangan di lapangan, kedua korban saat itu sedang bermain dan mandi di pinggir sungai.
Salah satu korban diduga terpeleset dan terbawa arus sungai yang cukup deras.
Korban lain yang berusaha menolong justru ikut terseret arus.
Karena keduanya diketahui tidak bisa berenang, mereka akhirnya tenggelam.
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan gerimis dengan arus sungai cukup kencang dan debit air tinggi.
Kedalaman sungai di area pinggir lokasi diperkirakan mencapai sekitar dua meter.
Baca juga: Geger Api Abadi Mrapen Grobogan Padam, ternyata tak Ada yang Abadi
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Jepara, BPBD Kabupaten Grobogan, Polsek Tegowanu, Koramil Tegowanu, serta warga setempat melakukan pencarian dengan mengerahkan peralatan SAR air, seperti Aqua Eye, pelampung, dan perahu karet.
Pencarian dilakukan dengan penyisiran menggunakan dua perahu karet di aliran sungai serta penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai.
Namun, pencarian di hari pertama masih nihil.
Pencarian dilanjutkan hari ini.
"Meskipun saat ini debit air masih tinggi namun cuaca cukup cerah sehingga harapan kami tim bisa segera menemukan kedua korban," kata Budiono. (*)
| Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total: Jalan Beton Sepanjang 18 Meter Hanyut Diterjang Banjir Demak |
|
|---|
| Sungai Tuntang Jebol, 1.842 Hektare Sawah di Grobogan Terendam Banjir: Petani Bisa Klaim Asuransi |
|
|---|
| Jalur Mudik Grobogan-Semarang Terancam Putus Imbas Tanggul Sungai Tuntang di Godong Jebol |
|
|---|
| Petani Purwodadi Grobogan Temukan Besi Tua Mencurigakan saat Garap Sawah, Saat Dicek Ternyata Mortir |
|
|---|
| Diduga Terpeleset, Dua Bocah Kembar 3 Tahun di Penawangan Grobogan Tewas di Saluran Irigasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/19022026-tim-sar-gabungan-mencari-dua-remaja-yang-hilang-di-sungai-di-grobogan.jpg)