Rabu, 8 April 2026

Jawa Tengah

Jelang Mudik 2026, Gubernur Luthfi Kebut Perbaikan 4.870 Jalan Berlubang

Gubernur Luthfi targetkan perbaikan 4.870 titik jalan berlubang di Jateng rampung sebelum arus mudik Lebaran 2026, Rabu (18/2).

PEMPROV JATENG
GUBERNUR RESMIKAN JALAN: Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi (tengah) saat meresmikan hasil preservasi Jalan Randudongkal–Moga dan Jalan Pemalang–Bantarbolang di Kabupaten Pemalang, Rabu (18/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Jateng menargetkan perbaikan 4.870 titik jalan berlubang di seluruh jalan provinsi selesai sebelum arus mudik Lebaran 2026.
  • Gubernur Ahmad Luthfi meresmikan hasil preservasi Jalan Randudongkal–Moga dan Pemalang–Bantarbolang dengan total nilai kontrak lebih dari Rp 50 miliar.
  • Warga Randudongkal menyambut baik perbaikan jalan tersebut karena sebelumnya jalur sempit dan menjadi langganan macet saat Lebaran.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah mengebut proses perbaikan sebanyak 4.870 titik jalan berlubang di wilayahnya.

Perbaikan infrastruktur tersebut ditargetkan selesai menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, total panjang jalan provinsi di Jawa Tengah mencapai sekitar 2.362 kilometer.

Baca juga: Truk Gandeng Terguling di Arteri Yos Sudarso Saat Lintasi Jalan Berlubang

Dari hasil pendataan terbaru, terdapat sekitar 4.870 titik lubang yang menjadi prioritas penanganan saat ini.

"Target kami menjelang arus mudik dan balik, lubang-lubang tersebut sudah tertutup dan jalan dalam kondisi mantap. Ini menjadi komitmen kami demi keselamatan pengguna jalan," kata Luthfi saat meresmikan hasil preservasi Jalan Randudongkal–Moga dan Jalan Pemalang–Bantarbolang, Rabu (18/2/2026).

Luthfi menyatakan, perbaikan infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik semata, tetapi menyangkut keselamatan nyawa dan perputaran ekonomi masyarakat luas.

"Pertama untuk keselamatan berlalu lintas. Kedua, untuk mendukung pergerakan ekonomi karena konektivitas jalan memperlancar distribusi barang dan jasa. Ketiga, mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru," jelasnya.

Terbuka Masukan Warga

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menyampaikan bahwa pemerintah provinsi sangat terbuka terhadap masukan dari berbagai elemen masyarakat untuk pembangunan Jawa Tengah yang lebih baik.

"Kami terbuka terhadap semua masukan. Apa pun yang kami lakukan ini untuk masyarakat Jawa Tengah," tegasnya.

Sementara itu, Luthfi berharap peresmian preservasi kedua jalan di Kabupaten Pemalang tersebut dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Sebab, jalan itu merupakan jalur strategis mobilitas warga dan distribusi barang.

Sebagai informasi, nilai kontrak perbaikan jalan Randudongkal–Moga mencapai Rp 26,32 miliar dengan panjang 4,180 kilometer.

Sedangkan nilai kontrak perbaikan Jalan Pemalang–Bantarbolang sebesar Rp 24,5 miliar dengan panjang 5,731 kilometer.

Respon Positif Warga

Salah seorang warga Desa Kecepit, Kecamatan Randudongkal, Asa mengaku sudah merasakan manfaat nyata dari perbaikan ruas jalan Randudongkal-Moga tersebut.

Ia menceritakan, jalan tersebut dulunya sempit dan sering macet parah saat momen Lebaran. Namun, saat ini kondisinya sudah lebar dan mulus.

"Terima kasih Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk perbaikan jalan di sini, semoga bermanfaat untuk warga sekitar," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved